37 Perusahaan Makanan dan Minuman Ikuti Bimtek Transformasi Industri 4.0 di PT LNK
Minggu, 09 Juni 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan Minuman (GAPMMI), Adhi S. Lukman berharap, PT. Lautan Natural Krimerindo bisa menjadi salah satu pionir dalam penerapan Industri 4.0 dan menunjukkan prestasi yang baik di pasar nasional maupun pasar global.
"PT. Lautan Natural Krimerindo sebagai National Lighthouse sudah mempelopori penerapan transformasi digital dan Industri 4.0 serta menunjukkan hasil-hasil yang positif. Semoga semua perwakilan industri bisa mendapat manfaat, dan mengikuti langkah LNK, sehingga industri makanan dan minuman bisa semakin tumbuh, memiliki daya saing, dan berkontribusi untuk perekonomian Indonesia,” ungkapnya.
Chief Executive Officer PT. Lautan Natural Krimerindo Hendrik Gunawan menyampaikan, pihaknya senang bisa berbagi pengalaman dalam menerapkan industri 4.0 dengan 37 perusahaan manufaktur terkemuka di Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk tidak hanya menjadi yang terdepan dalam inovasi teknologi, tetapi juga dalam kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan dan inspirasi baru bagi para peserta untuk diterapkan di perusahaan mereka masing-masing, serta bersama-sama mewujudkan Net Zero Emission pada tahun 2050,” bebernya.
Ia juga menjelaskan, hal utama dalam memulai transformasi digital 4.0 bukanlah aset melainkan mindset. Mindset kerja yang berkelanjutan adalah budaya yang selalu dipegang dan diterapkan di perusahaannya.
"PT. Lautan Natural Krimerindo sebagai National Lighthouse sudah mempelopori penerapan transformasi digital dan Industri 4.0 serta menunjukkan hasil-hasil yang positif. Semoga semua perwakilan industri bisa mendapat manfaat, dan mengikuti langkah LNK, sehingga industri makanan dan minuman bisa semakin tumbuh, memiliki daya saing, dan berkontribusi untuk perekonomian Indonesia,” ungkapnya.
Chief Executive Officer PT. Lautan Natural Krimerindo Hendrik Gunawan menyampaikan, pihaknya senang bisa berbagi pengalaman dalam menerapkan industri 4.0 dengan 37 perusahaan manufaktur terkemuka di Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk tidak hanya menjadi yang terdepan dalam inovasi teknologi, tetapi juga dalam kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan dan inspirasi baru bagi para peserta untuk diterapkan di perusahaan mereka masing-masing, serta bersama-sama mewujudkan Net Zero Emission pada tahun 2050,” bebernya.
Ia juga menjelaskan, hal utama dalam memulai transformasi digital 4.0 bukanlah aset melainkan mindset. Mindset kerja yang berkelanjutan adalah budaya yang selalu dipegang dan diterapkan di perusahaannya.
(tsa)
Lihat Juga :