Mengenal Suku Bajo, Penjelajah Laut Tangguh yang Jadi Inspirasi Film Avatar 2
Selasa, 11 Juni 2024 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Pada kehidupannya, suku Bajo membangun tempat tinggal di tepi pantai atau di atas perairan laut dangkal dengan tiang pancang untuk menghindari gelombang pasang. Sementara dinding rumah mereka terbuat dari kayu, dan atapnya menggunakan rumbia.
Tak hanya tempat tinggal, kegiatan sehari-hari dan mata pencaharian suku Bajo juga berhubungan dengan laut. Berada di wilayah perairan, aktivitas sehari-hari suku ini bergantung pada alat transportasi air berupa perahu yang biasa ditempatkan di pelataran rumah.
Kemudian, mayoritas suku Bajo bekerja sebagai nelayan. Masih menggunakan cara lama, mereka memancing dengan kail, menjaring, dan memanah ikan.
Pada penyebutannya, suku Bajo biasa dikenal juga dengan Bajau, Badjaw, Sama, atau Same. Namun, satu hal paling menarik dari suku ini adalah kemampuan mereka menyelam yang melebihi rata-rata manusia.
Kehebatan suku Bajo dalam mengarungi lautan membuat banyak ilmuwan dunia tertarik untuk menelitinya. Mengutip Indonesia.go.id, sekelompok ilmuwan dari University of Copenhagen dan University of California di Berkeley pernah mencoba menguak misteri asal-usul kehebatan suku Bajo yang bermukim di Indonesia.
Hasilnya, diketahui bahwa limpa orang-orang suku Bajo ternyata lebih besar 50% dibandingkan manusia biasa secara umum. Kondisi tersebut berdampak pada produksi oksigen di dalam darah orang Bajo yang menjadi lebih banyak.
Tak hanya tempat tinggal, kegiatan sehari-hari dan mata pencaharian suku Bajo juga berhubungan dengan laut. Berada di wilayah perairan, aktivitas sehari-hari suku ini bergantung pada alat transportasi air berupa perahu yang biasa ditempatkan di pelataran rumah.
Kemudian, mayoritas suku Bajo bekerja sebagai nelayan. Masih menggunakan cara lama, mereka memancing dengan kail, menjaring, dan memanah ikan.
Pada penyebutannya, suku Bajo biasa dikenal juga dengan Bajau, Badjaw, Sama, atau Same. Namun, satu hal paling menarik dari suku ini adalah kemampuan mereka menyelam yang melebihi rata-rata manusia.
Kehebatan suku Bajo dalam mengarungi lautan membuat banyak ilmuwan dunia tertarik untuk menelitinya. Mengutip Indonesia.go.id, sekelompok ilmuwan dari University of Copenhagen dan University of California di Berkeley pernah mencoba menguak misteri asal-usul kehebatan suku Bajo yang bermukim di Indonesia.
Hasilnya, diketahui bahwa limpa orang-orang suku Bajo ternyata lebih besar 50% dibandingkan manusia biasa secara umum. Kondisi tersebut berdampak pada produksi oksigen di dalam darah orang Bajo yang menjadi lebih banyak.
Lihat Juga :