Regenesis Indonesia Gelar Donasi, Bukti Peduli Terhadap Sesama
Selasa, 11 Juni 2024 - 01:00 WIB
loading...
Di Indonesia angka kelahiran cacat di dunia memiliki angka yang cukup tinggi di mana setiap kelahiran 33 terdapat 1 kelahiran cacat. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Di Indonesia angka kelahiran cacat di dunia memiliki angka yang cukup tinggi di mana setiap kelahiran 33 terdapat 1 kelahiran cacat, dan Riset Data Riskesdas 2028 berada pada 0,41 persen. Ini merupakan angka yang tidak dapat dianggap kecil. Karena masyarakat dengan kecacatan tertentu memiliki perhatian khusus dalam pemeliharaannya. Sedangkan di Indonesia masih sangat jarang yang dapat menampung sahabat-sahabat kita yang memiliki tuna ganda.
Salah satunya adalah Panti Asuhan Tuna Ganda Palsigunung merupakan panti asuhan di mana menampung saudara kita yang memiliki disabilitas lebih dari satu atau yang disebut tuna ganda. Beberapa saat yang lalu PT Regenesis Indonesia memiliki program donasi di mana tidak hanya perusahaan yang berdonasi tetapi juga membuka bagi para Regenerator (sebutan bagi Karyawan Regenesis) untuk juga dapat berdonasi.
Gerakan sosial ini juga merupakan program Regenesis untuk membangkitkan semangat cinta kasih dan empati para karyawan perusahaan dan tentu saja mengingat ke dalam diri untuk selalu bersyukur setiap waktu papar Apt.
"Pengalaman berkunjung di Panti Asuhan Tuna Ganda Palsigunung ini juga menjadi pengalaman pertama dan sangat berkesan bagi Dominico Saharjo (Head Of CMP Division PT Regenesis Indonesia) terutama juga dapat mengedukasi putrinya yang juga ikut dalam kegiatan Regenesis Charity ini, karena terkadang jika tidak difasilitasi oleh perusahaan kita terkadang mungkin terlupa untuk dapat melakukan kebaikan kepada sahabat disabilitas, kecenderungannya biasanya di sekitar lingkungan kita," kata Head of Corporate Division PT Regenesis Indonesia Gita Yohanna Thomdean.
Baca Juga: 7 Negara dengan Tingkat Kesuburan Tertinggi di Dunia, Seluruhnya dari Afrika
Panti Asuhan Tuna Ganda yang dikepalai oleh Ibu Kristanti ini berada di daerah Jakarta Timur ini menampung sahabat tuna ganda dari kecil hingga dewasa bahkan sebagian telah meninggal juga di tempat ini. Hampir 80 persen dari sahabat difabel tuna ganda ini memang tidak dapat beraktivitas mandiri dan hanya dapat terbaring di tempat tidurnya.
Walaupun demikian dari tatapan mata, suara dan juga ajakan kita untuk berbicara mampu memberikan perhatian menyentuh dihati mereka dan mereka sangat bahagia. Kristanti sangat menyambut kunjungan dari teman-teman Regenesis Indonesia, selain memberikan penghiburan kepada sahabat disabilitas di sini juga memberikan bantuan kebutuhan sehari hari panti.
Salah satunya adalah Panti Asuhan Tuna Ganda Palsigunung merupakan panti asuhan di mana menampung saudara kita yang memiliki disabilitas lebih dari satu atau yang disebut tuna ganda. Beberapa saat yang lalu PT Regenesis Indonesia memiliki program donasi di mana tidak hanya perusahaan yang berdonasi tetapi juga membuka bagi para Regenerator (sebutan bagi Karyawan Regenesis) untuk juga dapat berdonasi.
Gerakan sosial ini juga merupakan program Regenesis untuk membangkitkan semangat cinta kasih dan empati para karyawan perusahaan dan tentu saja mengingat ke dalam diri untuk selalu bersyukur setiap waktu papar Apt.
"Pengalaman berkunjung di Panti Asuhan Tuna Ganda Palsigunung ini juga menjadi pengalaman pertama dan sangat berkesan bagi Dominico Saharjo (Head Of CMP Division PT Regenesis Indonesia) terutama juga dapat mengedukasi putrinya yang juga ikut dalam kegiatan Regenesis Charity ini, karena terkadang jika tidak difasilitasi oleh perusahaan kita terkadang mungkin terlupa untuk dapat melakukan kebaikan kepada sahabat disabilitas, kecenderungannya biasanya di sekitar lingkungan kita," kata Head of Corporate Division PT Regenesis Indonesia Gita Yohanna Thomdean.
Baca Juga: 7 Negara dengan Tingkat Kesuburan Tertinggi di Dunia, Seluruhnya dari Afrika
Panti Asuhan Tuna Ganda yang dikepalai oleh Ibu Kristanti ini berada di daerah Jakarta Timur ini menampung sahabat tuna ganda dari kecil hingga dewasa bahkan sebagian telah meninggal juga di tempat ini. Hampir 80 persen dari sahabat difabel tuna ganda ini memang tidak dapat beraktivitas mandiri dan hanya dapat terbaring di tempat tidurnya.
Walaupun demikian dari tatapan mata, suara dan juga ajakan kita untuk berbicara mampu memberikan perhatian menyentuh dihati mereka dan mereka sangat bahagia. Kristanti sangat menyambut kunjungan dari teman-teman Regenesis Indonesia, selain memberikan penghiburan kepada sahabat disabilitas di sini juga memberikan bantuan kebutuhan sehari hari panti.
Lihat Juga :