Dr. Purwati, Ahli Stem Cell dari Unair Sabet WIPO Award for Inventor
Rabu, 12 Juni 2024 - 02:30 WIB
loading...
Kementerian Hukum dan HAM memberikan penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual 2024 yang bertepatan dengan peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-24. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Hukum dan HAM memberikan penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual tahun 2024 yang bertepatan dengan peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-24. Pada momentum ini, Kemenkumham memberikan penghargaan WIPO National Award untuk beberapa individu dan instansi.
Adapun salah satu kategori dari Anugerah Kekayaan Intelektual Indonesia (WIPO Awards) adalah WIPO National Award for Inventor yang dianugerahkan kepada Dr.Purwati, dr., Sp.PD, KPTI, FINASIM. Beliau adalah dokter ahli penyakit dalam yang menekuni penelitian di bidang stem cell atau sel punca dan juga gene engineering. Sejauh ini, Dr. Purwati telah mengantongi 13 paten dan HKI dari Kemenkumham dalam kurun waktu 2015 - 2020, baik itu terkait stem cell atau sel punca dan juga gene engineering atau gene editing. Selain itu, dr. Purwati juga telah menghasilkan produk hilirisasi berupa skincare sebanyak 14 varian yang bernama PRUALLURE dan GFs Secret di tahun 2023
“Alhamdulillah, dengan seizin Allah, saya tentunya sangat bersyukur dengan anugerah penghargaan ini, karena artinya pemerintah memberi perhatian dan dukungan yang maksimal terhadap dunia penelitian medis di Indonesia, khususnya terkait sel punca dan juga gene engineering ,” ujar dr. Purwati yang ditemui di sela-sela acara.
Menurutnya, dukungan ini sangat diperlukan mengingat masih banyaknya elemen dalam penelitian sel punca dan genomic yang bisa dieksplorasi. Hal ini karena sifat atau karakteristik dari sel punca yang yang bisa memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri sesuai dengan garisnya.
Baca Juga: Anang Hermansyah Disoraki Suporter Gegara Nyanyi usai Laga Timnas Indonesia vs Filipina, Disebut Merusak Momen
“Jadi bisa dibilang, sel punca ini masih banyak yang bisa diteliti, karena memang sifatnya yang sangat adaptif. Sel punca bisa berubah dan beregenerasi sesuai garisnya. Karena itulah, sejauh ini sel punca bisa digunakan untuk penanganan berbagai penyakit, dari penyakit degenerative, imbalance immune system maupun cancer. Serta penelitian di bidang genomic termasuk didalamnya gene engineering Insya Allah bermanfaat untuk diagnostic dini cancer, presisi obat dan juga untuk mengobati cancer dan penyakit-penyakit genetik lainnya,” sambungnya.
Dengan raihan penghargaan ini, dr. Purwati juga berharap masyarakat bisa lebih mengenal terapi sel punca sebagai upaya pengobatan yang non-invasif, efektif dan aman.
Adapun salah satu kategori dari Anugerah Kekayaan Intelektual Indonesia (WIPO Awards) adalah WIPO National Award for Inventor yang dianugerahkan kepada Dr.Purwati, dr., Sp.PD, KPTI, FINASIM. Beliau adalah dokter ahli penyakit dalam yang menekuni penelitian di bidang stem cell atau sel punca dan juga gene engineering. Sejauh ini, Dr. Purwati telah mengantongi 13 paten dan HKI dari Kemenkumham dalam kurun waktu 2015 - 2020, baik itu terkait stem cell atau sel punca dan juga gene engineering atau gene editing. Selain itu, dr. Purwati juga telah menghasilkan produk hilirisasi berupa skincare sebanyak 14 varian yang bernama PRUALLURE dan GFs Secret di tahun 2023
“Alhamdulillah, dengan seizin Allah, saya tentunya sangat bersyukur dengan anugerah penghargaan ini, karena artinya pemerintah memberi perhatian dan dukungan yang maksimal terhadap dunia penelitian medis di Indonesia, khususnya terkait sel punca dan juga gene engineering ,” ujar dr. Purwati yang ditemui di sela-sela acara.
Menurutnya, dukungan ini sangat diperlukan mengingat masih banyaknya elemen dalam penelitian sel punca dan genomic yang bisa dieksplorasi. Hal ini karena sifat atau karakteristik dari sel punca yang yang bisa memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri sesuai dengan garisnya.
Baca Juga: Anang Hermansyah Disoraki Suporter Gegara Nyanyi usai Laga Timnas Indonesia vs Filipina, Disebut Merusak Momen
“Jadi bisa dibilang, sel punca ini masih banyak yang bisa diteliti, karena memang sifatnya yang sangat adaptif. Sel punca bisa berubah dan beregenerasi sesuai garisnya. Karena itulah, sejauh ini sel punca bisa digunakan untuk penanganan berbagai penyakit, dari penyakit degenerative, imbalance immune system maupun cancer. Serta penelitian di bidang genomic termasuk didalamnya gene engineering Insya Allah bermanfaat untuk diagnostic dini cancer, presisi obat dan juga untuk mengobati cancer dan penyakit-penyakit genetik lainnya,” sambungnya.
Dengan raihan penghargaan ini, dr. Purwati juga berharap masyarakat bisa lebih mengenal terapi sel punca sebagai upaya pengobatan yang non-invasif, efektif dan aman.
Lihat Juga :