Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos Atau Fakta?
Senin, 17 Juni 2024 - 07:40 WIB
loading...
Sebagian orang percaya bahwa makan daging kambing menyebabkan darah tinggi. Beberapa penelitian mengevaluasi antara daging merah dan tekanan darah tinggi. Foto/Istock Photo Lisovskaya
A
A
A
JAKARTA - Sebagian orang percaya bahwa makan daging kambing menyebabkan darah tinggi. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara konsumsi daging merah dan tekanan darah tinggi.
Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi daging merah secara berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi . Namun, tidak ada bukti yang kuat yang secara khusus mengaitkan daging kambing dengan darah tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah moderat dan sebagai bagian dari diet seimbang.
Di sisi lain, daging kambing kaya akan protein, zat besi, dan vitamin B12 yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Meski demikian, daging kambing juga mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
Dilansir dari Medical News Today, Senin (17/6/2024), peningkatan kolesterol berpotensi menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke otak. Sehingga dapat memicu sakit kepala dan meningkatkan tekanan darah.
Baca Juga: Daging Kambing vs Sapi, Mana yang Kadar Kolesterolnya Lebih Tinggi?
Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti hipertensi, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi, konsumsi daging kambing berlebihan dapat meningkatkan risiko peningkatan tekanan darah. Peningkatan tekanan darah setelah makan daging kambing tidak hanya disebabkan oleh lemak jenuh dan kolesterol.
Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi daging merah secara berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi . Namun, tidak ada bukti yang kuat yang secara khusus mengaitkan daging kambing dengan darah tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah moderat dan sebagai bagian dari diet seimbang.
Di sisi lain, daging kambing kaya akan protein, zat besi, dan vitamin B12 yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Meski demikian, daging kambing juga mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
Dilansir dari Medical News Today, Senin (17/6/2024), peningkatan kolesterol berpotensi menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke otak. Sehingga dapat memicu sakit kepala dan meningkatkan tekanan darah.
Baca Juga: Daging Kambing vs Sapi, Mana yang Kadar Kolesterolnya Lebih Tinggi?
Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti hipertensi, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi, konsumsi daging kambing berlebihan dapat meningkatkan risiko peningkatan tekanan darah. Peningkatan tekanan darah setelah makan daging kambing tidak hanya disebabkan oleh lemak jenuh dan kolesterol.
Lihat Juga :