Sandiaga Sebut Dampak Ekonomi dari Berkurban di Iduladha 2024 Tembus Rp200 Triliun
Rabu, 19 Juni 2024 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Dampak ekonomi juga tentunya meningkat karena adanya libur panjang dari 15 hingga 18 Juni 2024. Di sisi lain, Sandiaga berharap semakin banyak umat Muslim yang melakukan berkurban di Iduladha tahun depan. Dengan begitu, dampak ekonominya bisa lebih besar lagi.
"Kalau kami hitung, dari kelompok yang wajib berkurban di Kemenparekraf, itu masih rendah, termasuk secara nasional. Jadi, kami berharap sekali di tahun depan ditingkatkan lagi kepatuhan untuk berkurban ini. Sehingga dampak ekonominya bisa lebih besar," jelasnya.
Baca Juga: Kemenparekraf Kecam Ulah Gila Bule Inggris yang Rampas Truk hingga Terobos Bandara Ngurah Rai
"Ingat, keuntungan dari berkurban itu bukan hanya milik penerima daging hewan kurban, tapi pihak yang memotong, yang menjual hewan kurban, yang menyediakan rumah potong, yang membagi-bagi, semua itu dapat berkahnya," tandasnya.
"Kalau kami hitung, dari kelompok yang wajib berkurban di Kemenparekraf, itu masih rendah, termasuk secara nasional. Jadi, kami berharap sekali di tahun depan ditingkatkan lagi kepatuhan untuk berkurban ini. Sehingga dampak ekonominya bisa lebih besar," jelasnya.
Baca Juga: Kemenparekraf Kecam Ulah Gila Bule Inggris yang Rampas Truk hingga Terobos Bandara Ngurah Rai
"Ingat, keuntungan dari berkurban itu bukan hanya milik penerima daging hewan kurban, tapi pihak yang memotong, yang menjual hewan kurban, yang menyediakan rumah potong, yang membagi-bagi, semua itu dapat berkahnya," tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :