'Prasasti' Single Baru Bumiy Usung Style Musik 1980-an
Kamis, 20 Juni 2024 - 20:02 WIB
loading...
Tahun ini, Bumiy melahirkan satu single dengan style baru yang lebih segar berjudul Prasasti. Single tersebut akan rilis pada 21 Juni 2024. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bumiy, musisi indie asal Sumatera Barat, memulai karier di industri musik sejak 2020. Di tahun itu, karya pertamanya yang berjudul Rasa diangkat menjadi film pendek oleh Ethics Pictures.
Bumiy juga sukses menggelar showcase di Fabriek Bloc Padang pada akhir 2022 dengan tema “Membumiy: Merayakan Kenangan”. Tahun ini, Bumiy melahirkan satu single dengan style baru yang lebih segar berjudul Prasasti. Single tersebut akan rilis pada 21 Juni 2024.
Single itu ditulis sendiri oleh Bumiy bekerja sama dengan Budi Irwandi. Dikemas bersama Mohd. Deni Januar sebagai music producer dan arranger, Prasasti mengusung style musik 80-an namun diberi sentuhan sound yang lebih baru bergenre city pop. Untuk memaksimalkan rekaman vokal dengan style 80-an, Bumiy mengajak Alfitra “Ajo” Mahyon sebagai vocal director.
“Banyak detailing vokal dengan style 80-an yang saya banyak missed. Dengan dipandu oleh Ajo, lebih dapat aja tarikan vokalnya, terutama di bagian reff,” ujar penyanyi yang dikenal dengan karakter vokalnya yang nostalgic dan romantic itu.
Dibantu oleh Muthiara Firdaus sebagai backing vocal serta Irene Redmar Irawan sebagai mixing & mastering engineer, membuat lagu Prasasti terasa lebih kaya dan penuh. Seniman asal Sumatera Barat, Iwan Nurhadi, juga berkontribusi dalam artwork Prasasti, yang merupakan salah satu lukisan dengan gaya abstract minimalist. Dengan memadupadankan warna-warna cerah, karya Iwan untuk artwork Prasasti itu menambah kesan yang mendalam.
Bumiy juga sukses menggelar showcase di Fabriek Bloc Padang pada akhir 2022 dengan tema “Membumiy: Merayakan Kenangan”. Tahun ini, Bumiy melahirkan satu single dengan style baru yang lebih segar berjudul Prasasti. Single tersebut akan rilis pada 21 Juni 2024.
Single itu ditulis sendiri oleh Bumiy bekerja sama dengan Budi Irwandi. Dikemas bersama Mohd. Deni Januar sebagai music producer dan arranger, Prasasti mengusung style musik 80-an namun diberi sentuhan sound yang lebih baru bergenre city pop. Untuk memaksimalkan rekaman vokal dengan style 80-an, Bumiy mengajak Alfitra “Ajo” Mahyon sebagai vocal director.
“Banyak detailing vokal dengan style 80-an yang saya banyak missed. Dengan dipandu oleh Ajo, lebih dapat aja tarikan vokalnya, terutama di bagian reff,” ujar penyanyi yang dikenal dengan karakter vokalnya yang nostalgic dan romantic itu.
Dibantu oleh Muthiara Firdaus sebagai backing vocal serta Irene Redmar Irawan sebagai mixing & mastering engineer, membuat lagu Prasasti terasa lebih kaya dan penuh. Seniman asal Sumatera Barat, Iwan Nurhadi, juga berkontribusi dalam artwork Prasasti, yang merupakan salah satu lukisan dengan gaya abstract minimalist. Dengan memadupadankan warna-warna cerah, karya Iwan untuk artwork Prasasti itu menambah kesan yang mendalam.
Lihat Juga :