alexametrics

Berpuasa Justru Bisa Sembuhkan Penyakit Maag, Ini Alasannya!

loading...
Berpuasa Justru Bisa Sembuhkan Penyakit Maag, Ini Alasannya!
Orang yang memiliki penyakit maag memilih tidak menjalani puasa Ramadhan. Padahal, berpuasa bisa membuat sembuh penyakit perut ini. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Menahan rasa lapar dan haus selama puasa menjadi tantangan tersendiri, khususnya penderita maag. Efeknya, tak jarang, sejumlah penderita maag memilih tidak menjalankan puasa secara penuh karena merasa tidak nyaman.

Namun, nyatanya berpuasa baik untuk kesehatan tubuh, termasuk bagi penderita maag. Ahli gizi sekaligus Ketua PERGIZI Pangan Indonesia, Prof. Hardinsyah, MS, PhD mengatakan berpuasa dapat membantu penyembuhkan penyakit maag.





"Puasa menyebabkan maag hanya mitos, justru sebaliknya. Berpuasa menyembuhkan maag. Selama tidak makan dan minum sampai 13-14 jam, terjadi regenerasi sel. Tukak lambung pun menjadi sembuh kalau dikosongkan (puasa)," kata Prof Hardinsyah. (Baca juga: 7 Perubahan Tubuh Selama Berpuasa, mulai Lambung hingga Usus).



Namun, penderita maag harus tetap memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsinya selama berpuasa. Prof Hardinsyah menekankan bagi penderita maag untuk menghindari terlalu banyak protein dan lemak, perbanyak konsumsi buah serta mengkonsumsi makanan lain yang mengandung serat.



"Tukak lambung terjadi karena keasamannya tinggi. Sedangkan protein dan lemak akan membentuk asam. Ketika makan banyak makanan protein hewani dan lemak, pH (lambung) akan menurun atau tingkat keasaman naik. Untuk mencegah kenaikan tingkat keasaman, harus ada sayur dan buah. Nasinya pilih nasi merah yang banyak seratnya. Makanan berserat lebih lambat menghasilkan asam atau gula," tandasnya.



Berbeda halnya untuk penderita maag akut, Prof. Hardinsyah menyarankan penderita maag akut untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum menjalankan ibadah puasa.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak