Waspada, Tidur di Ruang Bercahaya Memicu Diabetes

Sabtu, 11 Mei 2019 - 17:34 WIB
Waspada, Tidur di Ruang...
Waspada, Tidur di Ruang Bercahaya Memicu Diabetes
A A A
JAKARTA - Apakah Anda sering tertidur di sofa sambil menonton televisi atau lebih suka menyalakan lampu kamar saat tidur malam? Jika ini adalah bagian normal dari rutinitas Anda, maka Anda harus segera berhenti melakukannya karena, secara tidak sadar membahayakan kesehatan.

Seperti dilansir Times of India, tidur di ruangan gelap lebih disarankan karena cahaya dapat memengaruhi kualitas tidur . Tidak adanya cahaya mengirimkan sinyal ke tubuh bahwa sudah waktunya untuk beristirahat. Sementara, paparan cahaya membuat pikiran dan tubuh tetap terjaga, bahkan di malam hari sehingga mengganggu ritme sirkadian tubuh Anda.

Tidur di ruangan terang di malam hari mengubah jam tidur internal tubuh. Tetapi sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa melakukan hal ini dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.

Studi yang dilakukan Northwestern University dan dipublikasikan dalam Journal Sleep menunjukkan bahwa tidur di ruangan terang dapat membuat Anda rentan terhadap diabetes. Para peneliti melibatkan 20 sukarelawan dewasa sehat berusia antara 18 hingga 40 tahun untuk melakukan penelitian ini.

Pada malam pertama, mereka diminta untuk tidur di ruangan yang gelap gulita. Pada malam kedua, setengah dari sukarelawan diminta tidur di ruangan gelap yang sama dan separuh kedua di kamar yang terang. (Baca juga: Tantangan dan Risiko Penderita Diabetes Saat Puasa ).

Para peneliti mencatat tanda-tanda vital, aktivitas gelombang otak, gerakan kaki, dan mata semua sukarelawan saat mereka tidur. Mereka bahkan mengambil sampel darah setiap jam untuk mengukur kandungan melatonin (hormon yang membantu mengendalikan jam internal Anda) dari sukarelawan dalam tidur mereka. Sementara, di pagi hari para peneliti melakukan tes toleransi glukosa pada semua sukarelawan.

Hasilnya, ditemukan bahwa tidur di bawah cahaya terang dapat meningkatkan resistensi insulin pada seseorang, yang dapat menyebabkan diabetes. Ditemukan juga bahwa kualitas tidur yang buruk juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan obesitas. Meskipun, penelitian ini hanya pendahuluan, tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa tidur di ruangan terang bukanlah pilihan yang sangat baik.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
3 jam yang lalu
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
4 jam yang lalu
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
6 jam yang lalu
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
6 jam yang lalu
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
8 jam yang lalu
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
8 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved