alexametrics

Desainer Lokal dan Nasional Antusias Sambut Jateng in Fashion 2019

loading...
Desainer Lokal dan Nasional Antusias Sambut Jateng in Fashion 2019
Para desainer dan model dengan beragam kreasi busana berfoto bersama usai acara launching Jateng in Fashion 2019 di Gedung Gradhika Bakti Praja, Semarang, Sabtu (11/5/2019). (SINDOnews/Ahmad Antoni)
A+ A-
SEMARANG - Sejumlah desainer lokal maupun nasional menyambut baik penyelenggaraan Jateng in Fashion 2019 yang akan digelar di PRPP Jateng, 30 Agustus—1 September mendatang. Dalam event tersebut akan diramaikan dengan beragam kegiatan, diantaranya pameran, carnival, talkshow dan workshop, serta runway fashion show yang melibatkan 45 model dan sekitar 45 desainer senior dan 32 perancang busana pemula.

Desainer nasional asal Jakarta, Athan Siahaan, mengaku senang bisa ikut berpartisipasi. Dalam gelaran Jateng in Fashion 2019, Athan akan menampilkan koleksi busana motif ulos terbaru tahun ini. Perancang busana kelahiran kelahiran Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) ini selalu mengusung ulos sebagai jatidiri Batak.

“Untuk ikut meramaikan acara Jateng in Fashion 2019 ini, saya membawa dua koleksi-koleksi terbaru saya tahun ini. Kali ini tetap mengeluarkan busana motif ulos karena sudah ciri khas saya cuma agak sedikit berbeda,” kata Athan kepada SINDOnews seusai acara Launching Jateng in Fashion di Gedung Gradhika Bakti Praja, Semarang, Sabtu (11/5/2019) sore.



Menurut dia, dalam fashion show kali ini akan sedikit lebih mistis, karena dirinya akan menggunakan ulos yang sudah berumur beberapa ratus tahun untuk ditampilkan di Jateng in Fashion.

“Saya akan tampilkan ulos dua warna yakni biru indigo dan hitam raksa. Mengingat sejarah bangsa atau orang Batak bahwa penenun-penenun itu adalah wanita. Jadi di busana saya menggambarkan wanita yang memiliki kekuatan yang sangat tangguh tapi diaplikasikan sebagai busana yang digunakan oleh pria,” kata dia.

Desainer kondang asal Kota Semarang, Ina Priyono juga menyambut baik penyelenggaraan Jateng in Fashion 2019. Dia menyebutkan, sebenarnya di Jateng ada lebih dari seratus desainer, namun yang aktif mengikuti peragaan busana untuk memamerkan karya rancangannya baru sekitar 60 desainer.

"Kami berterima kasih kepada Pemprov Jateng karena dunia fashion kita di Jateng bisa terangkat dan menjadi tujuan wisata," paparnya.

Herry S dari butik Bebby Batik Art juga antusias menyambut pagelaran perdana event fashion di Jateng itu. "Acara besok itu memang luar biasa, desainernya nasional, model-modelnya juga nasional yang diambil dari daerah-daerah di Jawa Tengah. Kalau Semarang, Jateng mengadakan acara fashion itu luar biasa, benar-benar gebrakan untuk fashion," ucap Herry.

Sementara dalam peluncuran Jateng in Fashion 2019, ragam kreasi sejumlah desainer diperagakan oleh deretan model di atas catwalk. Seperti busana karya desainer asal Kota Semarang (Ina Priyono, Rossalia Regina, Dimas Santoeso, Ferry Setiawan, dan Heri Subagyo), Surakarta (Uzy Fauziah), (Astrid Ediati), Cilacap (Indria Aryanto), Yogyakarta (Essy Masita dan Tari Made), dan Jakarta (Athan Siahaan).
(alv)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak