alexametrics

Membelah Padatnya Jalanan Hong Kong dengan TramOramic

loading...
Membelah Padatnya Jalanan Hong Kong dengan TramOramic
TramOramic Tour sengaja dihadirkan sebagai bagian dari tur wisata menyusuri indahnya Hong Kong menggunakan kereta trem bersejarah. / Foto: KoranSINDO/Thomas Manggalla
A+ A-
HONG KONG - Hong Kong ternyata tidak hanya menawarkan beragam hiburan wisata, kuliner dan belanja, namun juga memiliki bermacam alternatif transportasi yang begitu memadai serta terkoneksi. Adanya angkutan yang menghubungkan satu daerah ke daerah lain ini tentu lebih memudahkan para pelancong untuk menjelajahi Hong Kong dan sekitarnya.

Terdapat banyak alternatif sarana transportasi yang disajikan pemerintah Hong Kong untuk turis lokal maupun mancanegara agar bisa menikmati indahnya Hong Kong, salah satunya melalui TramOramic Tour.

TramOramic Tour sengaja dihadirkan sebagai bagian dari tur wisata menyusuri indahnya Hong Kong menggunakan kereta trem bersejarah yang unik nan elegan. Di sini, SINDO pun berkesempatan merasakan langsung serunya naik trem bersejarah ini mengelilingi pusat kota, bisnis dan keramaian di Hong Kong.



Di bawah cuaca yang sedikit mendung, kami mengawali perjalanan TramOramic di Shek Tong Tsui Terminus yang berada di daerah Shongwan. Perjalanan kami pun diiringi rintik hujan berpadu hiruk pikuk perkotaan. Dalam menyusuri padatnya lalu lintas Hong Kong tampak pertokoan dan gedung-gedung pencakar langit yang tak henti-hentinya di sepanjang perjalanan.
Bagi anda yang ingin mendapatkan posisi yang maksimal untuk menikmati pemandangan sambil mengambil foto, ambillah posisi duduk di kursi paling depan dek atas trem guna dapat melihat lebih jelas hiruk pikuk masyarakat Hong Kong. Adapun kursi trem mirip dengan bangku-bangku taman yang terbuat dari kayu. Sensasi menumpang trem serasa naik bus tingkat di Jakarta atau Bandros di Bandung.

Apabila naik trem kita masih bisa duduk aman tanpa harus khawatir kehujanan dan bisa menikmati angin sepoi-sepoi. Sebab, meskipun dek atas trem tertutup atap, namun para penumpang masih bisa membuka jendela sebesar-besarnya untuk menikmati angin Hong Kong.

Sembari menyaksikan hiruk pikiuk padatnya jalanan Hong Kong, di dalam trem berusia 114 tahun itu kita bisa melihat foto, video, dan artefak asli yang ada di dalamnya. Kita juga bisa mengakses Wi-Fi gratis, hingga melihat-lihat suvenir khas trem di dalam TramOramic.

"Trem merupakan transportasi yang telah beroperasi di Hong Kong sejak 1906 dan menjadi transportasi awal yang digunakan masyarakat Hong Kong. Hal ini karena pada saat itu mobil pribadi hanya dimiliki kalangan atas saja dan trem merupakan moda transportasi paling murah di Hong Kong," ungkap tour guide Carolus Chui.

Ya, hingga kini trem memang masih menjadi transportasi paling murah di Hong Kong. Kita cukup merogoh kocek sebesar 2,6 dolar Hong Kong atau sekitar Rp4 ribu untuk menggunakan trem hingga ke tempat paling jauh di Hong Kong.

Saking menariknya, trem kini tak hanya sebagai transportasi umum, tetapi juga sudah dikembangkan menjadi kereta wisata unik, seperti TramOramic. Trem wisata ini berangkat enam kali sehari, melewati area tersibuk di Hong Kong, seperti Terminal Western Market dan Causeway Bay dengan memutari Happy Valley. Untuk menikmati perjalanan dengan TramOramic, Anda harus menyiapkan anggaran sebesar HKD95 (Rp170 ribu) untuk dewasa dan HKD65 (Rp115 ribu) untuk anak-anak usia 4-11 tahun. Sedangkan anak-anak di bawah 4 tahun tidak dikenakan biaya.

TramOramic sendiri juga bisa disewa untuk perjalanan pribadi atau wisata sekolah. Biaya sewa TramOramic untuk perjalanan pribadi dimulai dari HKD1.900 (Rp3,5 juta) per jam dengan minimal penyewaan satu jam.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak