Review Film Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet, Lebih Lucu dari sebelumnya
Kamis, 27 Juni 2024 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Banyak rintangan yang harus mereka hadapi selama petualangan berlangsung, mulai dari segerombol bajak laut yang dikenal dengan sebutan bajak laut badai, monster, pasukan monyet, hingga kutukan yang dapat menimbulkan bencana luar biasa.
Film Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet merupakan film yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga dan teman saat libur sekolah. Selain karena film ini masuk kategori semua umur (SU), juga sangat menghibur dan memiliki banyak pesan di dalamnya untuk anak muda.
Film kedua dari seri komik Si Juki ini berhasil menghadirkan berbagai macam perasaan bagi para penonton, mulai dari menampilkan sisi komedi, kekeluargaan, perasaan haru dan sedih, serta suasana petualangan yang mencekam.
![Review Film Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet, Lebih Lucu dari sebelumnya]()
Foto: Falcon Pictures
Alur cerita film ini juga cukup unik dan ringan. Sutradara Faza Meonk mengatakan bahwa alur yang dibawa dalam film kedua Si Jukiini jauh lebih ringan dan lucu dibandingkan film pertamanya.
Tetapi sangat disayangkan ada adegan penting dalam film ini yang kurang dijelaskan lebih detail, yakni pada saat adegan di Pulau Monyet, ketika Juki meminum ramuan yang membuatnya menjadi raja di pulau tersebut. Tidak ada penjelasan lebih detail terkait ramuan tersebut yang membuat alur film ini terkesan cepat.
Hal tersebut juga berpengaruh pada adegan-adegan berikutnya yang menjadi kurang greget, karena membuat alur ceritanya menjadi datar pada adegan-adegan tertentu.
Selain itu, pengembangan karakter dalam film ini juga kurang mulus. Hal tersebut tersorot pada saat Juki tidak mempercayai Babeh, Emak, Profesor Juned, dan Susi, hingga menyuruh mereka pergi dari Pulau Monyet. Padahal pada awal film diperlihatkan karakter Juki yang mungkin memang terlihat tidak peduli, tetapi sangat sayang dengan keluarganya.
Review Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet
Film Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet merupakan film yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga dan teman saat libur sekolah. Selain karena film ini masuk kategori semua umur (SU), juga sangat menghibur dan memiliki banyak pesan di dalamnya untuk anak muda.
Film kedua dari seri komik Si Juki ini berhasil menghadirkan berbagai macam perasaan bagi para penonton, mulai dari menampilkan sisi komedi, kekeluargaan, perasaan haru dan sedih, serta suasana petualangan yang mencekam.

Foto: Falcon Pictures
Alur cerita film ini juga cukup unik dan ringan. Sutradara Faza Meonk mengatakan bahwa alur yang dibawa dalam film kedua Si Jukiini jauh lebih ringan dan lucu dibandingkan film pertamanya.
Tetapi sangat disayangkan ada adegan penting dalam film ini yang kurang dijelaskan lebih detail, yakni pada saat adegan di Pulau Monyet, ketika Juki meminum ramuan yang membuatnya menjadi raja di pulau tersebut. Tidak ada penjelasan lebih detail terkait ramuan tersebut yang membuat alur film ini terkesan cepat.
Hal tersebut juga berpengaruh pada adegan-adegan berikutnya yang menjadi kurang greget, karena membuat alur ceritanya menjadi datar pada adegan-adegan tertentu.
Selain itu, pengembangan karakter dalam film ini juga kurang mulus. Hal tersebut tersorot pada saat Juki tidak mempercayai Babeh, Emak, Profesor Juned, dan Susi, hingga menyuruh mereka pergi dari Pulau Monyet. Padahal pada awal film diperlihatkan karakter Juki yang mungkin memang terlihat tidak peduli, tetapi sangat sayang dengan keluarganya.
Lihat Juga :