alexametrics

Perbaiki Proporsi Keseluruhan Wajah Tanpa Operasi Plastik

loading...
Perbaiki Proporsi Keseluruhan Wajah Tanpa Operasi Plastik
Teknik artistic full facial transformation pada dasarnya menggunakan filler, dan metode ini bertujuan untuk memperbaiki proporsi keseluruhan muka. / Foto: KoranSINDO/Thomas Manggalla
A+ A-
JAKARTA - Bagi sebagian besar orang, baik pria maupun wanita, tentu ingin selalu terlihat segar dan awet muda, maka tidak heran jika mereka akan melakukan berbagai perawatan wajah. Beberapa tahun belakangan ini, tren filler wajah begitu diminati oleh kaum adam maupun hawa, dan kini terdapat tren terbaru dalam filler yakni artistic full facial transformation.

Apabila pada umumnya filler hanya memperbaiki salah satu titik, membuat bibir lebih penuh misalnya. Kini teknik filler semakin berkembang, salah satunya adalah teknik artistic full facial transformation yang dibawa oleh dokter estetik dan antiaging, dr. Novita Ing, M.Biomed.AAM.

Novita menjelaskan, teknik ini pada dasarnya menggunakan filler, dan metode ini bertujuan untuk memperbaiki proporsi keseluruhan muka. Tak sekadar menginjeksi beberapa area wajah, tetapi memperbaiki masalah lainnya.



"Kita lihat secara keseluruhan, mau mancungin hidung, hilangkan garis air mata, kita harus lihat apa yang dibutuhkan pasien. Teknik ini memperbaiki proporsi keseluruhan muka dan membangun struktur kulit jadi lebih tirus dan memperbaiki masalah lain," ujar dr. Novita saat bertemu SINDO di sebuah klinik kecantikan di Kebayoran, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Sebagai contoh perempuan dengan pipi chubby, tidak hanya injeksi tapi ada teknik membangun struktur kulit supaya bisa terangkat dan muka menjadi tirus. Penggunaan teknik ini diklaim bisa memberi perubahan yang cukup signifikan terhadap struktur wajah. Sementara jika memberikan filler di bagian dahi yang cekung, maka nantinya juga bisa berefek menaikkan sudut mata yang turun, sehingga pasien terlihat lebih segar dan lebih muda.

"Dahi itu harusnya smooth tapi juga ada yang cekung. Di dahi dikasih filler buat mata terlihat lebih segar. Kalau jawline bisa membuat skin shagging, kalau filler di cheek (pipi) ada ligamen membuat tidak menjadi shagging," tuturnya.

Dia menjelaskan, teknik artistic full facial transformation ini paling banyak diminati di bagian area pipi. Mengingat area ini paling cepat kendur. "Kalau orang Asia kurang support cheekbone sama kulit lebih tebal. Dengan memperbaiki ini otomatis akan memperbaiki kulit bagian bawah menjadi lifting," ujarnya.

Selain itu, keunggulan dari teknik ini hasil akhirnya jauh lebih natural dibandingkan operasi plastik. Melalui teknik ini, kulit wajah tampak lebih kenyal, muda, smooth, dan firming tanpa adanya efek samping yang membahayakan kulit dan tubuh. "Sebab dia menggunakan filler dengan bahan hyaluronic acid yang sudah dimodifikasi dan bisa bertahan lebih lama. Misalnya pasien perlu 16cc filler kita kerjakan per 4cc per bulan, berarti retouch bisa minimal 9 bulan, 1 tahun atau 1,5 tahun tergantung usia, metabolisme dan respons pasien," jelasnya.

Teknik artistic full facial transformation ini sendiri membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk pemakaian filler minimal 4cc, rata-rata biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp4-10 juta. Sedangkan untuk antiaging dibagi per sesi kurang lebih Rp6-6,5 juta dengan waktu pengerjaan hanya 30 menit.

Teknik ini sendiri kali pertama dipelopori oleh dr Mauricio de Maio dari MD Codes. Namun, Novita mempelajari teknik tersebut lewat dr Zack Ally dari Derma Medical Clinics di London. "Bisa dibilang untuk kawasan Asia ketinggalan," sambung Novita.

Jika Anda tertarik untuk menjalani perawatan dengan teknik ini, maka bisa langsung berkunjung ke Le Beaute, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat setiap Selasa dan Kamis, atau di Cibubur, Jakarta Timur pada Rabu.
(nug)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak