alexametrics

Kemenpar Ajak Mahasiswa Semarang Jadi Agen Perubahan Pariwisata

loading...
Kemenpar Ajak Mahasiswa Semarang Jadi Agen Perubahan Pariwisata
Melalui Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes To Campus, Kementerian Pariwisata akan ajak mahasiswa di Semarang untuk terlibat aktif dalam pariwisata. Kegiatan ini akan dilangsungkan di Universitas Negeri Semarang, 22 Mei nanti.
A+ A-
SEMARANG - Melalui Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes To Campus, Kementerian Pariwisata akan ajak mahasiswa di Semarang untuk terlibat aktif dalam pariwisata. Kegiatan ini akan dilangsungkan di Universitas Negeri Semarang, 22 Mei nanti.

Para mahasiswa nantinya akan dijadikan agen perubahan. Menurut Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani, pariwisata membutuhkan mahasiswa.

“Seperti yang sama-sama kita ketahui, pariwisata sudah menjadi leading sector. Menjadi core economy bangsa. Pariwisata adalah sektor andalan yang bisa dirasakan langsung masyarakat,” tutur Giri Adnyani, Minggu (19/5/2019).



Tidak hanya itu, sektor pariwisata juga diyakini akan menjadi penyumbang devisa terbesar buat negara. Karenanya, pariwisata membutuhkan banyak SDM unggul.

“Sebagai sektor unggulan, tentu pariwisata membutuhkan SDM-SDM berkualitas. Dan kita sadar SDM berkualitas itu ada di kalangan akademisi, salah satunya mahasiswa. Makanya kita kerap menggelar pelatihan di kampus-kampus. Tujuannya agar mahasiswa paham jika pariwisata adalah sektor yang sangat menjanjikan,” papar Giri.

Dijelaskannya, dalam pariwisata banyak sektor yang bisa dimanfaatkan para mahasiswa. “Gambaran mengenai pariwisata ini kita berikan utuh kepada mahasiswa. Misalnya, mereka bisa memanfaatkan pengembangan usaha jasa dan sarana pariwisata. Semua tersedia. Seperti biro perjalanan, jasa konvensi, persediaan akomodasi dan penyediaan transportasi wisata. Atau menjadi tour guide. Itu sektor-sektor yang bisa dimanfaatkan. Dan masih banyak lagi tentunya,” terangnya.

Giri menambahkan, pembangunan suatu bangsa memerlukan dukungan sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Dari dua sumber daya ini, manusia lebih penting. Karena menentukan keberhasilan pembangunan.

Hal tidak jauh berbeda disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Menurutnya, jika SDM yang terampil dan berkualitas, membuat sebuah negara akan mampu mengelola sumber daya alam.

“Demikian pula dengan pembangunan pariwisata di Indonesia. Sumber daya alam Indonesia yang melimpah hanya akan dapat dikelola dengan baik bila memiliki SDM berkualitas. Dan masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” papar Menpar.
(alf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak