alexametrics

Sophie Turner Ucapkan Selamat Tinggal pada 'Game of Thrones'

loading...
Sophie Turner Ucapkan Selamat Tinggal pada Game of Thrones
Sophie Turner berterima kasih dan mengucapkan selamat tinggal pada karakternya sebagai Sansa Stark di serial 'Game of Thrones'. Foto/Instagram.
A+ A-
JAKARTA - Sophie Turner berterima kasih dan mengucapkan selamat tinggal kepada karakternya, Sansa Stark di serial 'Game of Thrones' yang telah memberinya begitu banyak ''pelajaran''. Pasalnya, musim kedelapan dan terakhir dari seri drama fantasi HBO ini tamat pada Minggu (19/5/2019).

“Sansa, Terima kasih telah mengajari saya ketahanan, keberanian, dan apa sebenarnya kekuatan sejati. Terima kasih mengajari saya untuk menjadi baik dan sabar dan memimpin dengan cinta. Saya tumbuh bersama Anda. Saya jatuh cinta kepada Anda pada usia 13 dan sekarang 10 tahun pada ... pada tanggal 23 saya meninggalkan Anda, tetapi saya tidak akan pernah meninggalkan apa yang Anda ajarkan kepada saya,” tulis Sophie di Instagram.

“Untuk pertunjukan dan orang-orang luar biasa yang membuatnya, terima kasih telah memberi saya pelajaran hidup dan drama terbaik yang pernah saya minta. Tanpa Anda, saya tidak akan menjadi orang seperti saya hari ini,” tambahnya.



Sophie juga berterima kasih kepada semua pihak, utamanya mereka yang telah memberinya kesempatan selama bertahun-tahun untuk menyelami karakter di serial itu.

“Dan akhirnya untuk para penggemar. Terima kasih telah jatuh cinta dengan karakter-karakter ini dan mendukung pertunjukan ini sampai akhir. Saya akan merindukan ini lebih dari apapun,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sophie mengaku menderita sedikit ‘identity crisis’ ketika syuting 'Game of Thrones'. Dia pun menjelaskan semuanya. (Baca juga: Robert Pattinson Akan Perankan Batman di Film Solo Terbaru Batman).

“Enam atau tujuh bulan yang lalu, tepat setelah Game of Thrones selesai, saya mengalami sedikit goyangan karena saya pikir semua orang akan melakukannya ketika 10 tahun hidup Anda tiba-tiba seperti hilang dan Anda tidak akan pernah menjadi karakter itu lagi. Saya mengalami sedikit krisis identitas dan tiba-tiba merasa sedikit lebih rendah. Dan kemudian, Anda tahu, terapi sangat membantu dan sekarang saya memiliki segalanya,” paparnya.
(tdy)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak