alexametrics

Bisa Memasak, Kuntilanak di Film Kuntilanak 2 Diklaim Lebih Manusiawi

loading...
Bisa Memasak, Kuntilanak di Film Kuntilanak 2 Diklaim Lebih Manusiawi
Berbeda dengan film horor lainnya, Kuntilanak 2 dikemas untuk bisa disaksikan juga oleh anak-anak dan keluarga. / Foto: KoranSINDO/Thomas Manggalla
A+ A-
JAKARTA - Kesuksesan Kuntilanak membuat rumah produksi Multivision Plus (MVP) Pictures menghadirkan sekuel film tersebut, Kuntilanak 2. Disutradarai Rizal Mantovani, Kuntilanak 2 mencoba menawarkan hal baru berupa kisah horor dibalut drama dan petualangan, sehingga diklaim bisa menjadi pilihan hiburan tontonan layar lebar yang ramah untuk keluarga dan anak pada libur Lebaran mendatang.

Kuntilanak 2 memiliki kemasan berbeda ketimbang film horor lainnya, film ini lebih ke horor fantasi, karena masih mengambil sudut pandang anak-anak yang tidak biasanya mengalami fenomena gaib. Selain horor, film ini juga menyajikan elemen aksi, pertualangan, komedi, drama, misteri, hingga thriller.

Mengambil segmen keluarga dan anak-anak, Kuntilanak 2 pun menghadirkan sederet artis cilik dan remaja seperti Sandrinna Skornicki, Andryan Bima, Ali Fikry, Adlu Fahrezy, dan Ciara Nadine Brosnan.



Produser film Kuntialanak, Amrit Punjabi mengaku, memang dalam film ini mengemas film horor yang bisa ditonton semua pihak, terutama anak-anak makanya dalam film ini banyak disisipkan komedi anak-anak. "Dari awal arahnya mau ingin ada perbedaan lagi dibandingkan sebelumnya," ujar Amrit Punjabi ketika ditemui SINDO di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, beberapa hari lalu.

"Tahun lalu buat dan kembali buat untuk semua bisa menonton, bisa buat perbedaan, banyak perbedaan. Kita kemas sedemikian biar keluarga terutama anak-anak bisa nonton juga," imbuhnya.

Selain nama-nama pemeran di atas, Kuntilanak 2 juga menampilkan akting dua bintang muda Maxime Bouttier dan Susan Sameh. Kehadiran mereka semakin komplet dengan peran istimewa Karina Suwandi dan Teuku Rifnu Wikana serta Nena Rosier.

Maxime Bouttier pun mengatakan, Kuntilanak 2 lebih menarik ketimbang yang pertama. Selain itu, kisah horor yang ditawarkan juga berbeda dari film lain dengan genre yang sama. "Sudut pandangnya ke anak-anak sih film ini. Karena itu juga aku sangat tertarik main di film Kuntilanak 2. Jarang sekali film horor dari sudut pandang anak-anak," tandas aktor berdarah Prancis itu.

"Apabila dibandingkan film pertama dan kedua, kalau film pertama lebih di rumah, yang sekarang lebih di hutan, adventure, scene-nya juga lebih serem. Film ini lebih ke fantastical horror, ini paket lengkap ada horor, drama thriller. Ini salah satu film horor terbaik yang pernah aku lakuin," jelas pria berusia 26 tahun itu.

Sementara itu, menurut sang sutradara, Rizal Mantovani, yang juga membesut Kuntilanak pertama, dalam film kali ini, kuntilanaknya sudah lebih manusiawi dengan memiliki keinginan, kebutuhan serta bisa berdialog dengan manusia.

"Biasanya hantu dan sejenisnya hanya dalam posisi menakutkan yang ditempatkan di pojok-pojok gelap. Di film ini saya buat Kuntilanaknya bisa memiliki keinginan, kemauan, bisa berdialog, bisa masak, pokoknya lebih manusiawi ketimbang hantu," ujar Rizal.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak