Aice Jadi Worldwide Olympic Partner dan Es Krim Pilihan Timnas Indonesia
Sabtu, 06 Juli 2024 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, sebagai perusahaan es krim yang lahir dan besar di Indonesia, Aice sejak didirikan selalu menjunjung tinggi filosofi 'sehat dan berkualitas' dalam menyediakan produk es krim yang berkualitas, lezat, inovatif, dan terjangkau kepada masyarakat Indonesia.
Sejak Asian Games Jakarta-Palembang 2018, Aice dengan bangga menyatakan dirinya sebagai 'Aice-nya orang Indonesia'. Meski di awal bisnis tidak memiliki pabrik sendiri, semangat pantang menyerah selalu menjadi prinsip kami. Kini, Aice telah berkembang dengan memiliki empat pabrik.
“Kami percaya bahwa semua pencapaian ini berkat dukungan dan cinta masyarakat Indonesia terhadap Aice. Produk kami selain disukai masyarakat di negara-negara Asia Tenggara seperti Filipina, Vietnam, dan Thailand, juga telah diekspor ke Afrika, Amerika, dan Eropa. Aice telah menjadi es krim pilihan dunia, membuat dunia lebih mengenal Indonesia. Bahkan, orang lokal menilai Aice sebagai simbol/citra Indonesia. Melalui Aice, lebih banyak orang mengerti akan budaya dan makanan Indonesia," jelas Wang.
Wang menilai duet kembali Aice dengan Timnas Indonesia di perhelatan olahraga dunia ini menjadi kehormatan dan kebanggaan yang besar bagi perusahaannya. Ia mengucapkan selamat bertanding kepada segenap anak bangsa yang terpilih dalam kontingen Indonesia. Aice Group dan segenap masyarakat Indonesia meyakini para duta olahraga bangsa tersebut akan meraih prestasi tinggi di panggung internasional ini.
Timnas yang hingga minggu ini sudah diisi 29 atlet terbaik Indonesia tersebut, akan bertanding pada berbagai cabang olahraga di Olimpiade Paris tahun ini. Produsen es krim ternama ini meyakini kontingen yang cukup besar ini, sangat berpotensi memecahkan sejarah rekor prestasi medali Indonesia di Olimpiade.
Baca Juga: Desta dan Vincent Terseret Kasus Asusila Hasyim Asy'ari, Prilly Latuconsina Diminta Hati-hati
Aice Group dengan sepenuh hati mendoakan kontingen atlet Indonesia memiliki kans untuk meraih medali emas terbanyak dalam sejarah, selain dari cabang bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing namun juga dari cabang lain yang tahun ini juga berprestasi seperti senam artistik, panahan, menembak, balap sepeda dan selancar ombak. Seperti diketahui, jumlah sementara 29 atlet kali ini sudah melampaui personil timnas Olimpiade Indonesia yang berangkat ke Tokyo dan Rio de Janeiro pada 2020 dan 2016 lalu. Hal ini menunjukkan peningkatan prestasi dan pembinaan atlet Indonesia di berbagai cabang olahraga.
“Olimpiade Paris adalah ajang olahraga internasional yang saat ini dinantikan oleh banyak orang. Sebagai produsen es krim yang lahir dan besar di Indonesia, kami selalu konsisten mendukung perkembangan olahraga nasional. Kami mendoakan tim Indonesia dapat meraih lebih banyak medali pada Olimpiade tahun ini. Aice mengajak publik mendukung atlet Indonesia yang akan bertanding. Bersama Aice, menuju Paris, kita bersorak untuk Indonesia,” ujar Wang.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengapresiasi partisipasi Aice Group dalam Olimpiade Paris 2024 tersebut. Menurutnya, KOI berterima kasih atas kontribusi Aice dalam mendukung atlet Indonesia yang akan bertanding di ajang Olimpiade Paris.
“Kolaborasi sektor swasta dan elemen olahraga nasional adalah salah satu kunci penting dalam memastikan keberhasilan prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia. Dukungan konkret dan aktif dari Aice adalah contoh nyata komitmen multi stakeholder untuk bersama memajukan olahraga Indonesia,” tambahnya.
Aice mendukung tujuh dari 29 atlet Indonesia yang akan bertanding dalam lima cabang olahraga di Olimpiade Paris. Mereka adalah Diananda Choirunisa, Fathur Gustafian, Eko Yuli Irawan, Bernard Benyamin Van Aert, Gregoria Mariska Tunjung, Rinov Rivaldi, dan Pitha Haningtyas Mentari, yang semuanya telah memastikan tiket ke Olimpiade. Mereka akan bertindak sebagai Duta Brand Aice dalam perhelatan yang akan datang.
Salah satu atlet nasional dari cabang olahraga angkat besi yang akan berangkat, Eko Yuli menyatakan bahwa dukungan Aice menjadi penyemangat dirinya dalam perhelatan level dunia ini. Dirinya memastikan akan memberikan perjuangan terbaiknya untuk meraih hasil tertinggi di Olimpiade.
Sejak Asian Games Jakarta-Palembang 2018, Aice dengan bangga menyatakan dirinya sebagai 'Aice-nya orang Indonesia'. Meski di awal bisnis tidak memiliki pabrik sendiri, semangat pantang menyerah selalu menjadi prinsip kami. Kini, Aice telah berkembang dengan memiliki empat pabrik.
“Kami percaya bahwa semua pencapaian ini berkat dukungan dan cinta masyarakat Indonesia terhadap Aice. Produk kami selain disukai masyarakat di negara-negara Asia Tenggara seperti Filipina, Vietnam, dan Thailand, juga telah diekspor ke Afrika, Amerika, dan Eropa. Aice telah menjadi es krim pilihan dunia, membuat dunia lebih mengenal Indonesia. Bahkan, orang lokal menilai Aice sebagai simbol/citra Indonesia. Melalui Aice, lebih banyak orang mengerti akan budaya dan makanan Indonesia," jelas Wang.
Wang menilai duet kembali Aice dengan Timnas Indonesia di perhelatan olahraga dunia ini menjadi kehormatan dan kebanggaan yang besar bagi perusahaannya. Ia mengucapkan selamat bertanding kepada segenap anak bangsa yang terpilih dalam kontingen Indonesia. Aice Group dan segenap masyarakat Indonesia meyakini para duta olahraga bangsa tersebut akan meraih prestasi tinggi di panggung internasional ini.
Timnas yang hingga minggu ini sudah diisi 29 atlet terbaik Indonesia tersebut, akan bertanding pada berbagai cabang olahraga di Olimpiade Paris tahun ini. Produsen es krim ternama ini meyakini kontingen yang cukup besar ini, sangat berpotensi memecahkan sejarah rekor prestasi medali Indonesia di Olimpiade.
Baca Juga: Desta dan Vincent Terseret Kasus Asusila Hasyim Asy'ari, Prilly Latuconsina Diminta Hati-hati
Aice Group dengan sepenuh hati mendoakan kontingen atlet Indonesia memiliki kans untuk meraih medali emas terbanyak dalam sejarah, selain dari cabang bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing namun juga dari cabang lain yang tahun ini juga berprestasi seperti senam artistik, panahan, menembak, balap sepeda dan selancar ombak. Seperti diketahui, jumlah sementara 29 atlet kali ini sudah melampaui personil timnas Olimpiade Indonesia yang berangkat ke Tokyo dan Rio de Janeiro pada 2020 dan 2016 lalu. Hal ini menunjukkan peningkatan prestasi dan pembinaan atlet Indonesia di berbagai cabang olahraga.
“Olimpiade Paris adalah ajang olahraga internasional yang saat ini dinantikan oleh banyak orang. Sebagai produsen es krim yang lahir dan besar di Indonesia, kami selalu konsisten mendukung perkembangan olahraga nasional. Kami mendoakan tim Indonesia dapat meraih lebih banyak medali pada Olimpiade tahun ini. Aice mengajak publik mendukung atlet Indonesia yang akan bertanding. Bersama Aice, menuju Paris, kita bersorak untuk Indonesia,” ujar Wang.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengapresiasi partisipasi Aice Group dalam Olimpiade Paris 2024 tersebut. Menurutnya, KOI berterima kasih atas kontribusi Aice dalam mendukung atlet Indonesia yang akan bertanding di ajang Olimpiade Paris.
“Kolaborasi sektor swasta dan elemen olahraga nasional adalah salah satu kunci penting dalam memastikan keberhasilan prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia. Dukungan konkret dan aktif dari Aice adalah contoh nyata komitmen multi stakeholder untuk bersama memajukan olahraga Indonesia,” tambahnya.
Aice mendukung tujuh dari 29 atlet Indonesia yang akan bertanding dalam lima cabang olahraga di Olimpiade Paris. Mereka adalah Diananda Choirunisa, Fathur Gustafian, Eko Yuli Irawan, Bernard Benyamin Van Aert, Gregoria Mariska Tunjung, Rinov Rivaldi, dan Pitha Haningtyas Mentari, yang semuanya telah memastikan tiket ke Olimpiade. Mereka akan bertindak sebagai Duta Brand Aice dalam perhelatan yang akan datang.
Salah satu atlet nasional dari cabang olahraga angkat besi yang akan berangkat, Eko Yuli menyatakan bahwa dukungan Aice menjadi penyemangat dirinya dalam perhelatan level dunia ini. Dirinya memastikan akan memberikan perjuangan terbaiknya untuk meraih hasil tertinggi di Olimpiade.
Lihat Juga :