Mendorong Wisata Berkelanjutan dari Desa Wisata Terbaik di Dunia
Senin, 08 Juli 2024 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Untuk makin memperkuat sektor pariwisata di Bali, diselenggarakan Impact Bootcamp. Ini adalah program intensif yang bertujuan membekali peserta dengan keterampilan inovasi dalam program pemberdayaan masyarakat melalui pariwisata berbasis komunitas di Bali pada 5-7 Juli 2024. Program ini difokuskan pada pemanfaatan budaya dan nilai lokal sebagai kekuatan wisata berbasis komunitas.
Bertema “Establishing Sustainable Tourism by Combining Local Values and Culture”, kegiatan ini diadakan di Desa Penglipuran dan Desa Aan. Kedua desa ini telah diakui sebagai Desa Berkelanjutan oleh Certified Tourism dan menerima penghargaan internasional dari UNWTO.
Kegiatan ini diselenggarakan Socialimpact.ID, konsultan yang menyediakan layanan konsultasi di bidang CSR (Corporate Social Responsibility), ESG (Environmental Social Governance), dan program keberlanjutan lainnya.
Founder & Direktur Socialimpact.ID, Rio Zakarias W menjelaskan, Impact Bootcamp bertujuan memberikan inspirasi dan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai konsep pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Harapannya, dengan kegiatan ini terbentuk ekosistem yang menciptakan dampak positif di lingkungan masing-masing peserta, baik dari perusahaan, yayasan, akademisi, social media influencer, maupun praktisi.
Bertema “Establishing Sustainable Tourism by Combining Local Values and Culture”, kegiatan ini diadakan di Desa Penglipuran dan Desa Aan. Kedua desa ini telah diakui sebagai Desa Berkelanjutan oleh Certified Tourism dan menerima penghargaan internasional dari UNWTO.
Kegiatan ini diselenggarakan Socialimpact.ID, konsultan yang menyediakan layanan konsultasi di bidang CSR (Corporate Social Responsibility), ESG (Environmental Social Governance), dan program keberlanjutan lainnya.
Founder & Direktur Socialimpact.ID, Rio Zakarias W menjelaskan, Impact Bootcamp bertujuan memberikan inspirasi dan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai konsep pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Harapannya, dengan kegiatan ini terbentuk ekosistem yang menciptakan dampak positif di lingkungan masing-masing peserta, baik dari perusahaan, yayasan, akademisi, social media influencer, maupun praktisi.
Lihat Juga :