Mahasiswa Telkom University Raih Penghargaan Designer of The Year di Ajang AYDA International Awards 2023/24
Rabu, 10 Juli 2024 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
AYDA Awards 2023/24 mengangkat tema “Converge: Championing Purposeful Designs”. Dalam hal ini, desainer muda ditantang mengeksplorasi desain dengan tujuan untuk membangun tumpuan harapan bagi komunitas sekaligus memperhatikan sisi kemanusiaan. Terdapat 6.000 karya dari 19 negara dan wilayah yang turut berkompetisi dalam ajang ini.
“Sebagai seorang desainer, saya percaya akan kekuatan transformatif dari desain yang memiliki tujuan untuk membentuk masa depan yang lebih baik. Saya sangat senang bahwa proyek saya ‘Payabo House: Scavenger House’, terpilih sebagai proyek pemenang dan saya dapat membantu mengatasi permasalahan kehidupan pemulung di Somba Opu, Sulawesi Selatan," kata Alifiah Azzahrah.
Alifiah menjelaskan, desain ‘Payabo House: Scavenger House’ memperkenalkan proses di mana pemulung dapat mengubah plastik menjadi cacahan plastik yang memiliki nilai dua kali lipat. Dengan menggunakan mesin pencacah sederhana, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, namun juga meningkatkan kondisi kerja mereka.
Payabo House menggunakan lebih dari 1.000 botol plastik daur ulang sebagai partisi, papan tulis, dan kursi sehingga mengurangi biaya pembangunan dan menciptakan identitas yang berbeda untuk ruangan tersebut.
"Komitmen Nippon Paint dalam membina para perancang muda sangat patut dipuji, karena tidak hanya mengakui keunggulan, namun juga berinvestasi pada masa depan desain yang memiliki tujuan. Saya telah menjadi juri AYDA selama beberapa tahun dan saya sangat bangga melihat kualitas karya yang masuk setiap tahun, yang terus berkembang seiring dengan kemajuan industri dan teknologi," kata Eduardus Ary Witjaksono, Design Director Airmas Asri, salah satu juri AYDA Indonesia.
“Sebagai seorang desainer, saya percaya akan kekuatan transformatif dari desain yang memiliki tujuan untuk membentuk masa depan yang lebih baik. Saya sangat senang bahwa proyek saya ‘Payabo House: Scavenger House’, terpilih sebagai proyek pemenang dan saya dapat membantu mengatasi permasalahan kehidupan pemulung di Somba Opu, Sulawesi Selatan," kata Alifiah Azzahrah.
Alifiah menjelaskan, desain ‘Payabo House: Scavenger House’ memperkenalkan proses di mana pemulung dapat mengubah plastik menjadi cacahan plastik yang memiliki nilai dua kali lipat. Dengan menggunakan mesin pencacah sederhana, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, namun juga meningkatkan kondisi kerja mereka.
Payabo House menggunakan lebih dari 1.000 botol plastik daur ulang sebagai partisi, papan tulis, dan kursi sehingga mengurangi biaya pembangunan dan menciptakan identitas yang berbeda untuk ruangan tersebut.
"Komitmen Nippon Paint dalam membina para perancang muda sangat patut dipuji, karena tidak hanya mengakui keunggulan, namun juga berinvestasi pada masa depan desain yang memiliki tujuan. Saya telah menjadi juri AYDA selama beberapa tahun dan saya sangat bangga melihat kualitas karya yang masuk setiap tahun, yang terus berkembang seiring dengan kemajuan industri dan teknologi," kata Eduardus Ary Witjaksono, Design Director Airmas Asri, salah satu juri AYDA Indonesia.
(tsa)
Lihat Juga :