alexametrics

Begini Cara Tom Holland Minum Saat Mengenakan Kostum Spider-Man

loading...
Begini Cara Tom Holland Minum Saat Mengenakan Kostum Spider-Man
Tom Holland menemukan cara yang aneh tapi praktis untuk bisa tetap makan dan minum ketika dia harus mengenakan kostum Spider-Man saat syuting Far From Home. (Hindustan Times)
A+ A-
LOS ANGELES - Kostum Spider-Man di Far From Home dinilai banyak orang sebagai kostum Spidey layar lebar terbaik. Namun, kostum itu ternyata tidak praktis sama sekali bagi pemakainya. Terutama bagi Tom Holland, pemeran Peter Parker/Spider-Man.

Dalam wawancara dengan Entertainment Tonight, Tom mengakui kostum itu sangat ketat. Dia pun kesulitan untuk makan dan minum. Namun, dia akhirnya menemukan cara untuk bisa minum meski dengan mengenakan kostum tersebut.

Di media sosial, sutradara Spider-Man: Far From Home, Jon Watts, mengunggah foto yang memperlihatkan Tom minum minumannya dari Starbucks dengan cara tak biasa. Tom memasang selang di gelas minumannya tersebut dan memasukkan selang itu melalui lubang di bagian mata kostum itu sehingga dia bisa menyedot lewat mulutnya.
Begini Cara Tom Holland Minum Saat Mengenakan Kostum Spider-Man

“Ini adalah alat yang menarik. Pada dasarnya, mata saya di topeng, mereka bisa dilepas karena itu adalah kacamata, dan jelas kostumnya adalah kain dan jelas mereka harus dipasang. Dan, yang bisa saya lakukan adalah saya melepas yang kiri, dan ada semacam lubang saat saya tarik dan kemudian saya pasang selang, selang panjang, ke mulut saya dan kemudian saya bisa minum,” tutur Tom.



Tak hanya menemukan cara untuk bisa minum, Tom pun kini sudah terbiasa dengan kostumnya yang ketat tersebut. Dia bahkan menemukan cara untuk menyimpan makana ringan saat break syuting.

“Tapi yang saya temukan sekarang adalah kalau saya dorong topengnya ke depan, saya bisa memasukkan benda dari lubang matanya. Saya punya KitKat di dalam kostum saya sekarang,” ujar Tom.

Namun, sampai saat ini, Tom masih belum menemukan cara untuk menggunakan teleponnya saat dia mengenakan kostum Spider-Man. Dia mengatakan, kostumnya itu adalah kostum tersulit untuk dikenakan di antara para superhero lain Marvel.

“Karena saya tidak memperlihatkan kulit. Saya benar-benar tertutup lycra dari ujung rambut sampai kaki. Saya bahkan tidak bisa menggunakan telepon saya. Dan saya 23 tahun, saya banyak menggunakan telepon. Saya menjadi sangat baik dalam me-like foto dengan hidung saya,” papar Tom.

Manuver Tom dengan selang tidak hanya mengagumkan, tapi itu bukan satu-satunya detil terkait mata di salah satu kostum Far From Home. Kostum Siluman (Stealth Suit) Spider-Man yang diberikan mantan direktur SHIELD Nick Fury di film tersebut juga memiliki proses desain di balik layar yang sangat spesifik.

Kami merasa (Kostum Siluman) itu keren, tapi (sutradara) Jon Watts benar-benar ingin mencari cara untuk membuatnya tidak terlalu keren. Jadi, dia memberikan kacamata malam hari cheesy, seperti kacamata tahun 80an. (Tom) harus mengoperasikannya secara manual, jadi tidak ada mekanisme keren. Dan, kami seperti, ‘Tidak, itulah poinnya… lebih konyol! Kostum itu harus terlihat benar-benar bodoh, ketika dia harus memutarnya ke atas.’ Jadi, pada jam kesebelas, dia melihat semua karakter ini—Nick Fury dan lain-lain—dan kemudian (Peter) harus membukanya dan bicara padanya,” papar produser eksekutif Spider-Man: Far From Home Eric Carroll yang dikutip ComicBook.com.

Spider-Man: Far From Home adalah kelanjutan langsung dari peristiwa di Avengers: Endgame. Peter Parker (Tom Holland) masih berduka atas kematian mentornya, Tony Stark. Dia kemudian memilih untuk beristirahat sejenak dan pergi berlibur ke Eropa bersama teman-teman sekelasnya. Namun, niat bersantai Peter terganggu dengan kehadiran mantan direktur SHIELD, Nick Fury (Samuel L Jackson). Nick merekrut Peter untuk bersatu dengan Mysterio (Jake Gyllenhaal) untuk melawan makhluk bernama Elemental yang mengacaukan Eropa.

“Ini adalah keanehan pertama film, Tom Holland, dijatuhkan ke dunia raksasa ini dan merasa sangat tertekan karena ingin melakukan sesuatu yang istimewa atau yang terbaik. Yang kedua adalah tentang perasaan, ketika kalian tumbuh, hingga sangat menginginkan tanggung jawab dan memberankan diri dan diberikan tanggung jawab itu, tiba-tiba kalian terbangun dan menyadari kalau kalian diperlakukan seperti orang dewasa. Lantas kalian seperti, ‘Tunggu, saya benar-benar suka menjadi anak-anak dan sekarang saya harus melakukan semua ini?’” kata Jon Watts, sutradara Spider-Man: Far From Home.

Spider-Man: Far From Home disutradarai Jon Watts yang sebelumnya menukangi Spider-Man: Homecoming. Film ini akan tayang di Indonesia pada 3 Juli.

“Rasanya cukup baik. Ini adalah pengalaman mengagumkan sebagai seorang aktor dan pengalaman berharga sebagai seorang aktor untuk bisa memerankan karakter yang sangat kalian suka. Sekali lagi. Saya jelas punya mindset kalau kalian mau membuat 20 film ini, maka saya mau karena ini benar-benar menyenangkan. Ini adalah kesempatan nyata dan sangat menyenangkan. Mungkin lebih menyenangkan yang ini ketimbang sebelumnya,” ujar Tom.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak