Kemenparekraf Dukung Inkubasi Bisnis Berbasis Kompetisi bagi Pelaku Ekraf di Kawasan Borobudur
Senin, 15 Juli 2024 - 23:32 WIB
loading...
Kemenparekraf dukung Badan Pelaksana Otorita Borobudur kolaborasi dengan Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator untuk laksanakan Inkubasi Bisnis Berbasis Kompetisi bagi pelaku ekraf di Kawasan Pariwisata Borobudur. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung langkah Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) berkolaborasi dengan Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) yang akan melaksanakan kegiatan Inkubasi Bisnis Berbasis Kompetisi bagi pelaku ekraf di Kawasan Pariwisata Borobudur.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya menjelaskan, Inkubasi Bisnis Berbasis Kompetisi bagi pelaku ekraf di Kawasan Pariwisata Borobudur dilakukan dalam rangka penguatan Jejaring Desa Wisata (Jadesta) yang juga masuk sebagai nomine Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) di Destinasi Pariwisata Super Prioritas Borobudur.
“Tentu saja Kemenparekraf mengapresiasi atas inovasi, adaptasi, dan kolaborasi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata Nia dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" yang berlangsung secara hybrid di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (15/7/2024).
Baca Juga: Kemenparekraf Dorong Pengusaha Film Indonesia Makin Berkembang untuk Perkuat Sektor Ekonomi Kreatif
Rangkaian kegiatan Inkubasi Bisnis Berbasis Kompetisi bagi pelaku ekraf di Kawasan Pariwisata Borobudur akan diselenggarakan pada 26-28 Juli 2024 bertempat di Obyek Wisata Goa Kreo, Desa Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang dan Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Badan Otorita Borobudur Bisma Jatnika menyampaikan bahwa ada 17 pelaku ekraf dari desa wisata yang akan diseleksi menjadi 8 pelaku ekraf.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya menjelaskan, Inkubasi Bisnis Berbasis Kompetisi bagi pelaku ekraf di Kawasan Pariwisata Borobudur dilakukan dalam rangka penguatan Jejaring Desa Wisata (Jadesta) yang juga masuk sebagai nomine Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) di Destinasi Pariwisata Super Prioritas Borobudur.
“Tentu saja Kemenparekraf mengapresiasi atas inovasi, adaptasi, dan kolaborasi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata Nia dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" yang berlangsung secara hybrid di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (15/7/2024).
Baca Juga: Kemenparekraf Dorong Pengusaha Film Indonesia Makin Berkembang untuk Perkuat Sektor Ekonomi Kreatif
Rangkaian kegiatan Inkubasi Bisnis Berbasis Kompetisi bagi pelaku ekraf di Kawasan Pariwisata Borobudur akan diselenggarakan pada 26-28 Juli 2024 bertempat di Obyek Wisata Goa Kreo, Desa Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang dan Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Badan Otorita Borobudur Bisma Jatnika menyampaikan bahwa ada 17 pelaku ekraf dari desa wisata yang akan diseleksi menjadi 8 pelaku ekraf.
Lihat Juga :