alexametrics

Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian?

loading...
Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian?
Bolehkah ibu hamil makan durian? Pertanyaan ini menjadi dilema dan membuat sebagian takut menyantap buah dengan rasa nikmat ini. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Durian menjadi salah satu buah yang dikenal lezat, tetapi buah berduri ini juga memiliki beberapa risiko kesehatan. Itu sebab, di Indonesia, ibu hamil tidak disarankan mengonsumsinya. Alasannya bisa membahayakan janin atau bayi dalam kandungan. Namun, apakah hal ini benar-benar berbahaya dan sama sekali tidak boleh dikonsumsi oleh mereka yang tengah mengandung?

Hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan dampak negatif durian bagi ibu hamil. Namun, bukan berarti ibu hamil bisa menikmati durian sepuasnya. Ahli kandungan Dr. Gordon Lim dan ahli perinatologi Dr. Patrick Chia mengatakan, ibu hamil boleh saja makan durian, tetapi porsinya tidak berlebihan.

Jika disantap berlebihan, tentunya menyebabkan beberapa risiko kesehatan. Berdasarkan keterangan pers yang diterima SINDOnews, berlebihan mengonsumsi durian dapat meningkatkan gula darah.



Meskipun rasanya tidak terlalu manis, durian memiliki kadar gula yang sangat tinggi. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Obstetrics and Gynaecology, mengonsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi dapat meningkatkan risiko bayi lahir terlalu besar dan berat, bahkan bisa mengakibatkan obesitas pada bayi semasa kanak-kanaknya. Ibu hamil yang memiliki diabetes gestasional (diabetes selama masa kehamilan) atau riwayat diabetes dalam keluarga juga dianjurkan untuk menghindari buah nikmat ini.

Durian tak hanya mengandung gula, kalori dan karbohidrat yang terkandung dalam durian juga sangat tinggi. Dalam satu butir daging buah durian terkandung 54 hingga 60 kalori. Maka, terlalu banyak mengonsumsi durian bisa membuat ibu hamil kelebihan kalori yang memicu diabetes gestasional, preeklamsia, kelahiran prematur, dan infeksi saluran kemih. Pada beberapa kasus, kelebihan berat badan juga berisiko mengganggu kerja bius epidural saat proses bersalin.

Kendati demikian, bukan berarti durian tidak memiliki manfaat. Jika tidak dikonsumsi secara berlebih, durian justru menyimpan segudang manfaat bagi ibu hamil. Durian kaya akan kalium yang dibutuhkan ibu hamil untuk menyeimbangkan tekanan darah dan kadar cairan dalam tubuh. Kalium juga bisa membantu mengurangi pembengkakan yang sering terjadi saat hamil.

Durian juga mengandung organo-sulfur dan triptofan yang dapat membantu melawan infeksi bakteri dan jamur. (Baca juga: Cara Sederhana Mengelola Migrain).

Namun, masih ada sejumlah mitos yang dipercaya masyarakat terkait buah ini jika dikonsumsi saat hamil, antara lain membuat janin kepanasan. Banyak orang percaya bahwa durian akan membuat tubuh kepanasan sehingga jika ibu hamil mengonsumsinya, janin akan merasakan hal yang sama. Mitos ini awalnya menyebar dari kepercayaan kuno bangsa China yang dibawa ke Asia Tenggara. Namun, belum ada bukti ilmiah atau contoh kasus terjadinya komplikasi janin kepanasan yang telah diketahui.

Durian sering sekali disebut-sebut sebagai buah dengan kadar kolesterol tinggi sehingga berbahaya bagi siapapun, apalagi ibu hamil. Nyatanya, mitos ini salah besar. Durian tidak mengandung kolesterol sama sekali. Malah, durian mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak