alexametrics

Samin Nosrat Jauh dari Dunia Kecantikan

loading...
Samin Nosrat Jauh dari Dunia Kecantikan
Samin Nosrat Jauh dari Dunia Kecantikan. (Yahoo).
A+ A-
SAMIN sangat dekat dengan dunia Masak-memasak. Namun, dia mengaku tidak terlalu dekat dengan dunia kecantikan.

“Saya tidak pernah memiliki hubungan dengan kecantikan sampai saat ini. Saya merasa sangat tidak kompeten dalam segala hal feminin dan cantik. Saya tidak memiliki maskara sampai tiga tahun yang lalu. Pedikur pertama saya hanya beberapa tahun yang lalu,” ungkapnya, dikutip laman A Cup of Jo.

Dia merasa pekerjaannya sebagai koki tidak menuntutnya untuk pintar berdandan atau dekat dengan dunia kecantikan. Sejak kecil, dia juga tidak terlalu tergoda dengan dunia kecantikan.



Padahal di satu sisi, budaya keluarga Persianya memperhatikan masalah penampilan, termasuk alis yang sempurna. Namun, semua itu mau tidak mau berubah ketika dia mulai membintangi acara masak-memasak di Netflix. Dia pergi ke Sephora dan membenahi penampilannya.

Dia harus melakukan pemotretan audisi dan acara ini menyewa seorang penata rias. Dia juga mulai memperhatikan rambutnya yang keriting. Dia menggunakan produk perawatan rambut Deva untuk menjaga kelembapan rambutnya.

Ketika menyampo rambut, dia menggunakan Deva Curl No-Poo. Kemudian, ketika rambutnya masih basah kuyup, dia menggunakan Ultra Defining Gel, lalu dikeringkan dengan sangat hatihati. Dia juga menggunakan DevaCurl Super Cream untuk membuat rambutnya terlihat segar.

Dia mengaku memiliki masalah rambut saat umur 20-an. Kala itu, dia memiliki kumis dan banyak rambut tumbuh di sekitar dagu. Tetapi, dia mengaku tidak mengindahkan hal itu dan mulai merasa putus asa hingga akhirnya pergi ke dokter spesialis yang bisa melakukan laser untuk menghilangkan rambut-rambut liar tersebut.

Samin juga memperhatikan giginya. Sebelum acaranya dimulai, dia datang ke dokter gigi Crest White Strips untuk membuat giginya lebih putih. Baru-baru ini dia juga mencoba produk semprotan Skin Slick untuk mengurangi rasa sakit di daerah paha. Dia pun sudah menemukan maskara favoritnya, yakni maskara Glossier. Lalu, apakah kecantikan itu penting bagi seorang Samin saat ini?

“Bagi saya, merasa cantik hanyalah satu dimensi lain dari perasaan baik tentang diri saya. Begitu banyak pekerjaan yang saya lakukan dalam terapi adalah menetapkan harga diri dan percaya bahwa saya memiliki nilai. Saya tidak bisa mengatakan dengan jujur sepenuhnya bahwa saya melihat diri saya sendiri dan berkata, 'Saya merasa cantik''. Mudah-mudahan satu hari sebelum saya mati, saya akan bisa melakukan itu,” ujarnya. (Susi Susanti)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak