alexametrics

Sejumlah Selebritas Rancang Kemeja Putih untuk Hormati Karl Lagerfeld

loading...
Sejumlah Selebritas Rancang Kemeja Putih untuk Hormati Karl Lagerfeld
Lima bulan pasca kematian Karl Lagerfeld, sejumlah selebritas merancang kemeja putih khusus untuk menghormati Lagerfeld. / Foto: National Review
A+ A-
PARIS - Lima bulan pasca kematian Karl Lagerfeld, sejumlah selebritas merancang kemeja putih khusus untuk menghormati Lagerfeld. Kemeja ini diluncurkan melalui sebuah peragaan busana yang bertajuk A Tribute to Karl: The White Shirt Project.

Dilansir dari The Independent, untuk menghormati legasi direktur kreatif tersebut, selebritas termasuk model Cara Delevingne dan Kate Moss serta aktor Diane Kruger akan merancang interpretasi mereka sendiri atas kemeja putih ikonik Lagerfeld.

Selebritas lain yang terlibat dalam proyek ini termasuk model Amber Valletta, pembalap Inggris Lewis Hamilton dan perancang busana Tommy Hilfiger dan Alessandro Michele. Tujuh dari desain final akan direplikasi masing-masing 77 kali dan dijual untuk amal dengan harga 777 euro atau sekitar Rp12,18 juta masing-masing.



Nomor tujuh dipilih karena nomor keberuntungan Lagerfeld dan mewakili banyak elemen dalam hidupnya, termasuk arondisemen favoritnya di Paris (tanggal 7), dan nama toko buku dan penerbitnya (7L).

Semua hasil penjualan kaos akan disumbangkan ke badan amal Prancis bernama Sauver la Vie yang mendanai penelitian medis di Universitas Paris Descartes dan yang didukung Lagerfeld selama bertahun-tahun.

Carine Roitfeld, visioner kreatif dan teman lama Lagerfeld akan merancang proyek global dan meluncurkan pameran kemeja selama Paris Fashion Week pada September mendatang.

"Ketika saya memikirkan desain paling ikon dari kariernya, saya selalu memikirkan kemeja putihnya. Penghargaan ini akan memungkinkan kita untuk menghormati legasinya sambil menggabungkan kecintaannya yang tak tergoyahkan akan fesyen dan memberi kembali. Saya tidak bisa membayangkan cara yang lebih baik bagi kita untuk merayakan hasratnya akan kreativitas," kata Roitfeld.

Sementara, Chief Executive Officer di Maison Karl Lagerfeld, Pier Paolo Righi menjelaskan bahwa proyek ini merupakan cara bagi orang-orang untuk berbagi kekaguman mereka kepada desainer dan mengekspresikan emosi mereka.

"Para peserta ini adalah semua orang yang dikenal Karl, yang merasa terhubung dengannya, atau yang menginspirasi dia," ujar Righi.

Pada Selasa, 19 Februari 2019, Chanel mengonfirmasi bahwa Lagerfeld meninggal pada usia 85 di Paris. Lagerfeld merupakan salah satu tokoh paling sukses dan dikenal di industri fesyen, setelah menghabiskan hampir 70 tahun bergelut di bisnis ini. Dia terkenal karena karyanya di Chanel, dan dia berkarya di situ sejak 1983, saat itulah dia ditunjuk sebagai direktur artistik.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak