alexametrics

'Jangan Marah-marah', Charly Van Houten Kembali ke ST12

loading...
Jangan Marah-marah, Charly Van Houten Kembali ke ST12
Charly Van Houten, Pepeng, dan Pepep akhirnya kembali bersama dengan bendera ST12. Semua ini untuk mengobati kerinduan fans dan dibuktikan lewat 'Jangan Marah-marah'. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Charly Van Houten, Pepeng dan Pepep akhirnya kembali bersama untuk kembali mengibarkan grup ST12 di industry music Indonesia. Ini menjadi kabar gembira bagi para penggemar mereka. Pasalnya, kebersamaan ini melahirkan single Jangan Marah-marah, sebuah lagu yang kuat dengan ciri khas band asal Bandung ini.

Seperti diketahui, ST12 yang dibentuk pada 2004. Namun, selang 7 tahun, saat nama kelompok music ini besar, Charly Van Houten yang menjadi vokalis serta Pepeng sebagai gitaris memutuskan hengkang. Posisi Charly digantikan Ridho, serta tambahan personel, Koko (gitar) dan Indra (drum). Tidak puas dengan formasi ini, ST12 kembali mengganti vokalis. Ridho diganti Dimas pada 2014.

Bagaimana dengan Charly dan Pepeng? Mereka tidak tinggal diam dan tetap bermusik dengan membentuk band baru bernama Setia Band dengan tambahan satu additional drummer wanita, Alsa. Kondisi ini membuat penggemar ST12 dan Setia Band terpecah.



Namun, senyum bahagia sedikit terpancar saat Charly dan Pepeng memutuskan untuk kembali ke ST12. Apa yang dilakukannya itu demi fans. Pepep pun menganggap formasi awal ini memang menjadi keinginan penggemarnya yang rindu dengan lagu-lagu ST12.

“Fans ingin kita kembali. Mereka memberikan darah segar buat kita hingga akhirnya kita bertemu dan kita buat sebuah proyek lewat label lebel MSI Records dan Selo Sakti Records,” kata Pepep. (Baca juga: 20 Kontestan Siap Bertarung di Babak Kontes KDI 2019).

Drummer ST12 ini mengaku untuk kembali pada formasi awal memang tidak mudah karena masing-masing band sudah memiliki label masing-masing dan memiliki kontrak eksklusif. “Jujur sebetulnya cukup rumit dan susah karena masing masing punya lebel,” ujarnya.

Namun, setelah bertemu selama 7 bulan. Masing-masing label memberi kelonggaran pada para personel ST12 untuk tampil dengan formasi awal. “Kita sebagai label memberi kesempatan dan ini untuk perkembangan industry music Indonesia juga. Kita harus melakukan yang terbaik,” kata Muhammad Daud dari label MSI.

Charlie pun sedikit gembira dengan lahirnya Jangan Marah-marah ini. Paling tidak, hadirnya proyek tersebut bisa mengobati kerinduan para penggemar. “Kita bertiga sepakat dan memang yang kita pikirkan itu fans karena mereka selalu mendukung kita dan ketika kita bicara karya, tidak ada batasannya. Karena hanya karya yang bisa membuat orang bahagia,” bebernya.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak