Sound Healing Inovasi Wisata Kemenparekraf untuk Menyehatkan Mental
Rabu, 24 Juli 2024 - 18:50 WIB
loading...
Dalam upaya menghadirkan inovasi wisata yang memberikan manfaat, Kemenparekraf meluncurkan acara Sound Healing Sebagai Wellness Alternatif di Indonesia. Foto/Dimas Andhika Fikri
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya menghadirkan inovasi wisata yang memberikan manfaat lebih dari sekadar hiburan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan acara Sound Healing Sebagai Wellness Alternatif di Indonesia. Acara ini dirancang sebagai wisata alternatif yang tidak hanya menyuguhkan pengalaman unik, tetapi juga fokus pada peningkatan kesehatan mental para wisatawan.
Dalam pidatonya saat peresmian yang dilakukan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (24/7/2024), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasi yang tinggi atas digelarnya Sound Healing Sebagai Wellness Alternatif di Indonesia.
"Saya sangat mengapresiasi sound healing sebagai wellnes alternatif di Indonesia. Waktu di Jakarta (menjabat sebagai Wagub DKI) kita pernah membuat studi dan kita menemukan bahwa 20 persen dari populasi Jakarta in some sort of mental health issue," kata Sandiaga.
Pada 2023, Kemenparekraf memang telah menetapkan kategori daya tarik "Mental, Healing & Spirituality" untuk wisata kebugaran. Di mana menawarkan pengalaman kesehatan mental, penyembuhan non-medis, serta kegiatan spiritual dan mindfulnes.
Baca Juga: Kemenparekraf Menyambut Baik Kantor Konjen Rusia yang Akan Dibuka di Bali
Sound healing atau terapi musik sendiri bertujuan untuk membantu menenangkan pikiran sehingga dapat membantu pasien yang sedang mengalami gangguan kecemasan atau depresi. Terapi biasanya menggunakan alat-alat musik tradisional seperti gamelan, suling, dan lainnya. Namun juga bisa musik instrumental.
Sandiaga berharap ke depannya kegiatan ini dapat dikolaborasikan dengan program-program Kemenparekraf lainnya. Seperti Desa Wisata, sehingga mampu menggaet lebih banyak minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.
Dalam pidatonya saat peresmian yang dilakukan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (24/7/2024), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberikan apresiasi yang tinggi atas digelarnya Sound Healing Sebagai Wellness Alternatif di Indonesia.
"Saya sangat mengapresiasi sound healing sebagai wellnes alternatif di Indonesia. Waktu di Jakarta (menjabat sebagai Wagub DKI) kita pernah membuat studi dan kita menemukan bahwa 20 persen dari populasi Jakarta in some sort of mental health issue," kata Sandiaga.
Pada 2023, Kemenparekraf memang telah menetapkan kategori daya tarik "Mental, Healing & Spirituality" untuk wisata kebugaran. Di mana menawarkan pengalaman kesehatan mental, penyembuhan non-medis, serta kegiatan spiritual dan mindfulnes.
Baca Juga: Kemenparekraf Menyambut Baik Kantor Konjen Rusia yang Akan Dibuka di Bali
Sound healing atau terapi musik sendiri bertujuan untuk membantu menenangkan pikiran sehingga dapat membantu pasien yang sedang mengalami gangguan kecemasan atau depresi. Terapi biasanya menggunakan alat-alat musik tradisional seperti gamelan, suling, dan lainnya. Namun juga bisa musik instrumental.
Sandiaga berharap ke depannya kegiatan ini dapat dikolaborasikan dengan program-program Kemenparekraf lainnya. Seperti Desa Wisata, sehingga mampu menggaet lebih banyak minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.
Lihat Juga :