alexametrics

Digelar Indoor, Soundrenaline Hadirkan Maliq & D'essentials

loading...
Digelar Indoor, Soundrenaline Hadirkan Maliq & Dessentials
Road to Soundrenaline hadir di kota bandung yang merupakan kota ke 8 dari 19 kota. (SINDOnews/Arif Budianto)
A+ A-
BANDUNG - Roadshow musik Road to Soundrenaline kembali hadir di Kota Bandung. Berbeda dengan konsep terdahulu, kali ini acara digelar indoor di Trans Convention Center, kawasan Trans Studio Mall, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Minggu (28/7/2019).

Line up yang dihadirkan pun berbeda dari biasanya. Kali ini, roadshow tersebut menghadirkan musisi kenamaan yang memiliki basis penggemar tersendiri. Mereka di antaranya adalah Maliq & D'essentials, Rendy Pandugo, Miami Horor, Elephant Kind, Rubah di Selatan, Mustache and Bear, dan Prontaxan.

Menurut Promotor Road to Soundrenaline 2019 Tachi, konsep tahun ini berbeda dari biasa. Dari sisi band, mereka menghadirkan yang lebih punya pengalaman. Secara tempat, mereka juga memilih indoor di ballroom, berbeda dari sebelumnya yang digelar di luar ruangan alias outdoor.



"Kenapa indoor? Secara sound bisa lebih enak dan maksimal. Secara experience juga beda, karena didukung tempat nyaman. Penonton bisa lebih intim dan bisa saling komunikasi antara musisi atau pengunjung," kata dia.

Tachi mengakui, secara kapasitas menggelar event musik indoor memang menampung lebih sedikit penonton. Namun, penonton yang datang adalah target jelas. Mereka ini adalah orang-orang yang punya spending lebih terhadap musik dan event secara keseluruhan. Selama ini, mungkin banyak yang ingin nonton konser musik, tapi karena outdoor jadi tidak mau.

Menurut Tachi, konsep indoor juga berbeda dari sisi ticketing. Bila dulu gratis, sekarang tiket dibandrol Rp 75.000 dan on the spot Rp100.000. "Tapi ternyata antusiasme warga Bandung juga cukup bagus. Target kami 2.000 penonton, itu sudah hampir terpenuhi," beber dia.

Menurut dia, tak hanya menghadirkan musisi kenamaan, pihaknya juga menghadirkan band lokal, misalnya Band Dialog Senja. Tidak hanya tampil di Bandung, Dialog Senja juga berkesempatan tur ke sejumlah daerah di Jabar.

"Dialog Senja berkesempatan tampil di beberapa kota. Saya kira, band ini jadi salah satu yang bisa diantisipasi. Bisa jadi mereka tidak dikenal, tapi sebenarnya cukup bagus," imbuh dia.

Personel Dialog Senja Raden mengaku, tidak menyangka bisa terlibat di acara ini. Apalagi bandnya datang dari daerah Sukabumi. "Ini jadi pengalaman baru buat kami. Bisa tampil di sini adalah harapan semua band. Awalnya kami format berdua, tapi untuk menunjang panggung ini, kami tampilkan format full band," kata dia.

Musik Kreator Soundrenaline 2019 Widi Puradiredja mengatakan, tema yang kali ini diusung adalah The Spirit of All Time. Tema ini mengartikan keinginan panitia menghadirkan spirit inspiratif dan kolaboratif. Konsep itu juga dihadirkan di semua rangkaian acara yang digelar dua hari sejak Sabtu (27/7).

"Salah satu yang kami hadirkan adalah artis lokal yang mewakili semua genre dan kolaborasi. Dulu rock, tapi sekarang bisa diminati semua. Semua ada empat panggung. Semua panggung penting, yang bedain hanya ukuran. Masing masing punya karakter sendiri," imbuh dia.

Road to Soundrenaline 2019 hadir di 19 kota. Bandung menjadi kota ke-8 yang disinggahi. Puncak acara Soundrenaline 2019 akan digelar di Bali. Event itu digadang-gadang sebagai festival musik terbesar di Asia Tenggara.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak