Sandiaga Uno Soroti Satu Kekurangan Wisata di Malang Raya, Apa Itu?
Minggu, 28 Juli 2024 - 23:19 WIB
loading...
A
A
A
"Malang sangat nyaman dan bisa menggagas Marathon tercepat. Mungkin mulai Kota Batu melintasi Kota Malang dan Finis di Kabupaten Malang misalnya. Jadi Malang Raya itu berkolaborasi, karena jalurnya menurun. Jadi kita bisa mencapai hasil terbaik kita di lomba Marathon atau sepeda," jelasnya.
"Karena di Jawa Timur event berkelas Internasional sudah ada di Jember, maka Malang harus ada baik olahraga, seni, musim, film, atau sub-sektor lain," ujar dia lagi.
Di sisi lain, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Soebekti mengakui minimnya event-event bertajuk internasional yang membuat lama tinggal wisatawan di Malang terbatas. Selama ini wisatawan domestik dan mancanegara hanya tinggal di Kota Malang rata-rata maksimal dua hari.
"Ya karena itu bisanya membutuhkan wisatawan Ada apa di Malang, (lama tinggal di Kota Malang) ini masih dua hari, yang sering utamanya di Bromo, nginap, satu harinya di Malang," ucap Agoes Soebekti.
"Karena di Jawa Timur event berkelas Internasional sudah ada di Jember, maka Malang harus ada baik olahraga, seni, musim, film, atau sub-sektor lain," ujar dia lagi.
Di sisi lain, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Soebekti mengakui minimnya event-event bertajuk internasional yang membuat lama tinggal wisatawan di Malang terbatas. Selama ini wisatawan domestik dan mancanegara hanya tinggal di Kota Malang rata-rata maksimal dua hari.
"Ya karena itu bisanya membutuhkan wisatawan Ada apa di Malang, (lama tinggal di Kota Malang) ini masih dua hari, yang sering utamanya di Bromo, nginap, satu harinya di Malang," ucap Agoes Soebekti.
(tdy)
Lihat Juga :