5 Kisah Paling Menyeramkan di Rumah Sakit, Perawat Kejam hingga Pasien Mati Membeku
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 04:47 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu dari wanita tersebut adalah Margaret Schilling, yang ditemukan meninggal pada 1978 di loteng rumah sakit jiwa tersebut, di mana dia terperangkap dan dilaporkan mati kelaparan. Dia ditemukan sebulan setelah meninggal. Konon, jejak tubuhnya masih terlihat jelas di lantai. Fasilitas tersebut ditutup secara permanen pada 1993.
![5 Kisah Paling Menyeramkan di Rumah Sakit, Perawat Kejam hingga Pasien Mati Membeku]()
3. Rumah Sakit Negara Bagian Taunton
Rumah Sakit Negara Bagian Taunton didirikan pada 1854, menampung banyak pasien berbahaya, termasuk Jane Toppan yang terkenal, seorang perawat pembunuh berantai yang membunuh sedikitnya 31 pasien sebelum dirawat di rumah sakit jiwa tersebut.
Banyak legenda beredar tentang praktik-praktik meragukan yang dilakukan di rumah sakit tersebut. Salah satunya mengklaim bahwa beberapa staf medisnya adalah anggota sekte dan menggunakan pasien dalam ritual setan yang dilakukan di ruang bawah tanah rumah sakit tersebut. Rumah sakit tersebut tutup pada 1975.
![5 Kisah Paling Menyeramkan di Rumah Sakit, Perawat Kejam hingga Pasien Mati Membeku]()
4. Danvers State Hospital, Danvers, MA
Danvers State Hospital dibangun pada 1878 di tanah tempat John Hawthorne, seorang hakim terkemuka.
Staf di Danvers State Hospital menggunakan teknik yang mengerikan untuk merawat pasien, dari penggunaan jaket ketat dan terapi kejut, hingga lobotomi skala penuh. Bangsal-bangsal ini menjadi lokasi syuting film horor pada 2001 ‘Session 9.’ Rumah sakit tersebut tutup permanen pada 1992.
![5 Kisah Paling Menyeramkan di Rumah Sakit, Perawat Kejam hingga Pasien Mati Membeku]()
Baca Juga: 10 Bangsawan yang Kehilangan Gelar Kebangsawanan karena Cinta
5. Essex County Hospital Center, Cedar Grove, NJ
Essex County Hospital Center memiliki bangunan yang menyerupai rumah, dibuka pada 1896. Namun, setelah beroperasi, menunjukkan tanda-tanda awal pengabaian yang serius. Ada sebuah insiden pada 1917 ketika 24 pasien membeku hingga meninggal di tempat tidur mereka sendiri.
Fasilitas tersebut, yang sudah memiliki masalah kepadatan pasien yang serius pada 1930-an dan 1940-an, menjadi hampir tidak dapat dihuni setelah Perang Dunia II, ketika ribuan tentara dirawat karena PTSD yang saat itu tidak disebutkan namanya. Dilaporkan lebih dari 150 pasien hilang selama waktu ini. Rumah sakit tersebut tutup secara permanen pada 1975.
![5 Kisah Paling Menyeramkan di Rumah Sakit, Perawat Kejam hingga Pasien Mati Membeku]()

3. Rumah Sakit Negara Bagian Taunton
Rumah Sakit Negara Bagian Taunton didirikan pada 1854, menampung banyak pasien berbahaya, termasuk Jane Toppan yang terkenal, seorang perawat pembunuh berantai yang membunuh sedikitnya 31 pasien sebelum dirawat di rumah sakit jiwa tersebut.
Banyak legenda beredar tentang praktik-praktik meragukan yang dilakukan di rumah sakit tersebut. Salah satunya mengklaim bahwa beberapa staf medisnya adalah anggota sekte dan menggunakan pasien dalam ritual setan yang dilakukan di ruang bawah tanah rumah sakit tersebut. Rumah sakit tersebut tutup pada 1975.

4. Danvers State Hospital, Danvers, MA
Danvers State Hospital dibangun pada 1878 di tanah tempat John Hawthorne, seorang hakim terkemuka.
Staf di Danvers State Hospital menggunakan teknik yang mengerikan untuk merawat pasien, dari penggunaan jaket ketat dan terapi kejut, hingga lobotomi skala penuh. Bangsal-bangsal ini menjadi lokasi syuting film horor pada 2001 ‘Session 9.’ Rumah sakit tersebut tutup permanen pada 1992.

Baca Juga: 10 Bangsawan yang Kehilangan Gelar Kebangsawanan karena Cinta
5. Essex County Hospital Center, Cedar Grove, NJ
Essex County Hospital Center memiliki bangunan yang menyerupai rumah, dibuka pada 1896. Namun, setelah beroperasi, menunjukkan tanda-tanda awal pengabaian yang serius. Ada sebuah insiden pada 1917 ketika 24 pasien membeku hingga meninggal di tempat tidur mereka sendiri.
Fasilitas tersebut, yang sudah memiliki masalah kepadatan pasien yang serius pada 1930-an dan 1940-an, menjadi hampir tidak dapat dihuni setelah Perang Dunia II, ketika ribuan tentara dirawat karena PTSD yang saat itu tidak disebutkan namanya. Dilaporkan lebih dari 150 pasien hilang selama waktu ini. Rumah sakit tersebut tutup secara permanen pada 1975.

(tdy)
Lihat Juga :