IDAI Tegaskan Susu Formula hanya untuk Anak dengan Indikasi Medis Khusus

Sabtu, 03 Agustus 2024 - 08:20 WIB
loading...
IDAI Tegaskan Susu Formula...
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr Piprim Basarah Yanuarso menegaskan susu formula hanya boleh diberikan kepada anak dengan indikasi medis khusus. Foto/Eater
A A A
JAKARTA - Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr Piprim Basarah Yanuarso menegaskan bahwa susu formula hanya boleh diberikan kepada anak dengan indikasi medis khusus. Pernyataan ini muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengesahkan Peraturan Pemerintah (PP) yang melarang produsen susu formula mempromosikan produk mereka.

Dr Piprim mengatakan pihaknya sangat mendukung untuk ASI eksklusif. Ia menyebutkan bahwa susu formula harus diresepkan oleh dokter berdasarkan kebutuhan medis seperti bayi prematur, bayi dengan gizi buruk, atau kekurangan enzim tertentu.

"Susu formula itu harus diresepkan dokter atas indikasi medis. Misalnya pada bayi prematur, pada bayi gizi buruk, kekurangan enzim tertentu, susunya khusus seperti itu," kata Dr Piprim dikutip dari kanal YouTube SINDOnews, Sabtu (3/8/2024).

Dr Piprim mengkritik kemudahan masyarakat dalam membeli susu formula yang tersedia dalam berbagai harga. Mulai dari murah hingga mahal.

Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Bayi Tidak Cocok Susu Formula, Terlihat Beberapa Menit setelah Minum

Pada kesempatan yang sama, ia menekankan pentingnya implementasi peraturan dengan baik dan menginginkan pelaksanaannya yang efektif.

"Yang terjadi sekarang kan kemudahan orang awam untuk membeli susu dengan beragam harga dari murah sampai mahal. Itu yang penting implementasi dilakukan seperti apa. Kita ingin dilaksanakan dengan baik," jelasnya.

Di sisi lain, IDAI memiliki Satgas ASI yang berdedikasi melatih dokter untuk mendampingi ibu-ibu memberikan ASI eksklusif kepada anak mereka. Dr. Piprim menekankan pentingnya pemahaman dokter anak, dokter umum, dan bidan mengenai cara mendampingi ibu agar berhasil memberikan ASI eksklusif.

"Ini sangat penting, regulasi ada tapi si dokter anaknya, dokter umumnya, bidan, harus paham. Gimana supaya si ibu ini bisa didampingi mau memberikan ASI eksklusif," ujarnya.

Baca Juga: Produsen Susu Formula Dilarang Pasang Iklan, Beri Diskon dan Gandeng Influencer

Untuk mendukung gerakan ASI eksklusif secara lebih masif, IDAI akan membentuk BP2 ASI dan tersebar di 30 cabang IDAI. Dr. Piprim menekankan bahwa ASI eksklusif sangat penting karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, emosional, dan ekonomi keluarga.

Menurutnya, ASI eksklusif dapat meringankan beban ekonomi keluarga. Terutama bagi yang kurang mampu, dan menghindari biaya tambahan untuk membeli susu formula.

“Kenapa (ASI eksklusif penting)? Karena banyak manfaatnya untuk kesehatan, emosi, ekonomi juga. Bisa bayangkan udah ekonomi pas-pasan, bapaknya merokok, ibunya juga harus beli susu formula untuk bayi, padahal ekonomi pas-pasan, itu kan sangat mengganggu ekonomi keluarga," pungkasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Dokter Ungkap Penyebab...
Dokter Ungkap Penyebab Bau Kaki yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Karena Keringat
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Diskusi Alergi Susu...
Diskusi Alergi Susu Sapi pada Anak, Sarihusada Dorong Edukasi dan Skrining Dini
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Berita Terkini
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Infografis
Fakta Program Makan...
Fakta Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Balita dan Pelajar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved