alexametrics

Dukungan Desainer dan Model Muda di Fashion Festival

loading...
Dukungan Desainer dan Model Muda di Fashion Festival
Dukungan Desainer dan Model Muda di Fashion Festival
A+ A-
Jakarta Fashion Food Festival (JFFF) resmi di buka pada 7 Agustus lalu. Saat pembukaan, usai atraksi ragam kuliner, untuk menggambarkan Fashion Festival, para model bermunculan di panggung mengenakan koleksi beberapa desainer tampil di fashion show di JFFF 2019.

Koleksi yang tampil pertama adalah karya desainer Didi Budiardjo, Eridani, dan Yogie Pratama yang tampil dalam Opening Fashion Show JFFF “Jalinan Lungsi Pakan” dari Cita Tenun Indonesia di Hotel Harris pada 15 Agustus mendatang.

Kemudian dilanjutkan koleksi karya desainer yang akan tampil dalam show tunggal di rangkaian JFFF 2019, yaitu Tities Sapoetra, Danjyo Hiyoji yang merupakan brand hasil kolaborasi Dana Maulana dan Liza Masitha, Hengki Kawilarang, dan MajorMinor, yaitu brand dari Ari Seputra yang secara rutin setiap tahunnya diekspor ke beberapa negara Asia dan Eropa.



Pada tahun ini, JFFF pun menghadirkan tiga desainer muda Indonesia, yaitu Amot Syamsuri Muda, Jenahara, dan Cynthia Tan, yang akan menampilkan kolaborasi apik dengan karakter Hello Kitty pada 17 Agustus nanti.

Chloe Clau yang terpilih sebagai Face Icon JFFF 2019 tampil sebagai puncak dan penutup rangkaian Opening Ceremony JFFF, dengan mengenakan karya Rinaldy A. Yunardi, seorang desainer aksesoris Indonesia yang karyanya telah mendunia.

Sejumlah 34 koleksi Rinaldy yang terinspirasi dari perhiasan klasik tradisional dari berbagai provinsi di Indonesia, pada tanggal 21 Agustus di acara JFFF Awards akan tampil sebagai puncak acara Fashion Festival, dengan tema “Aku, Untukmu Indonesia”.

Selanjutnya, dalam rangkaian Fashion Festival, Gading Model Search (GMS) yang sudah hadir sejak tahun 2004 dan melahirkan model-model dengan prestasi diantaranya yaitu Patricia Gunawan (Patricia Gouw) GMS 2009 (Runner Up Asia’s Next Top Model season 4), Kezia Roslin Cikita Warouw (Kezia Warouw)-GMS 2015 (Putri Indonesia 2016 & kontestan Miss Universe 2017) kembali digelar di dua lokasi yaitu di kampus London School of Public Relations Jakarta dan audisi selanjutnya berlokasi di La Piazza, Summarecon Kelapa Gading.

Sekitar 200 peserta audisi memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi seorang model. Beberapa peserta datang dari luar daerah seperti Bandung, Yogyakarta dan Bali. Pada tahap pertama audisi GMS 2019 digelar pada Senin, 20 Mei di kampus London School of Public Relations Jakarta, peserta yang terpilih berhak mendapatkan kesempatan mengikuti tahap selanjutnya.

Kemudian dilanjutkan audisi di La Piazza, Summarecon Kelapa Gading pada 23 Juni yang lalu, telah terpilih 80 pasang model yang masuk tahap Semi Final. Para peserta yang lolos audisi berhak mengikuti babak Semi Final dengan tema “Hype Beast” pada 6 Juli di La Piazza, Summarecon Kelapa Gading. Hasilnya 10 pasang Finalis GMS 2019 tampil dalam Grand Final GMS 2019, pada 3 Agustus 2019 di The Forum MKG 3.

Saat audisi berlangsung, para peserta GMS menunjukkan kepiawaiannya berjalan di catwalk dengan penilaian dari para dewan juri yang berkompeten di bidangnya, di antaranya yaitu Edwan Handoko (Fashion Choreographer), Aditya Permana (MRA Media), AMOTSYAMSURIMUDA (Fashion Designer), Danny Satriadi (Fashion Designer), Artika Sari Devi (ArtikaWhulandary Beauty Camp), Hari Samsidin (Martha Tilaar Group) dan Cut Meutia (PT Summarecon Agung Tbk.)

Cut Meutia, yang juga menjabat sebagai Deputy Chairman JFFF menjelaskan, “Kami gembira karena penyelenggaraan kompetisi GMS telah banyak melahirkan model-model papan atas Indonesia, dan dengan GMS tahun ini, diharapkan kembali akan melahirkan namabaru yang secara langsung ikut berkontribusi terhadap kemajuan industri mode tanah air”.

Para pemenang GMS, diumumkan pada 15 Agustus 2019 bersamaan dengan Opening Fashion Show di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading. Setiap tahunnya dipilih tiga juara pria, tiga juara wanita, dan satu juara favorit GMS.

Tidak sekedar menjadi wadah bagi para remaja dan anak muda yang memiliki minat pengembangan diri serta karir di dunia modeling, tetapi sejak tahun 2008, hadir pula Gading Model Search Kids, yang membuka kesempatan bagi usia anak-anak (5-10 tahun) untuk mengasah kemampuan serta keberaniannya dalam tampil di panggung catwalk. Hadirnya kompetisi GMS ini merupakan sebagai salah satu komitmen JFFF dalam mendukung perkembangan industri fashion di Indonesia.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak