alexametrics

Di Kedai Brun, Ada 13 Racikan Minuman Cokelat yang Menyehatkan

loading...
Di Kedai Brun, Ada 13 Racikan Minuman Cokelat yang Menyehatkan
Cokelat bisa lebih dikenal lagi di Indonesia. Alvin yang merupakan pemilik Kedai Brun pun memperkenalkan 13 racikan minuman cokelat yang menyehatkan. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Berharap agar coklat menjadi trend di Indonesia seperti kopi, Alvin yang merupakan pemilik kedai Brun telah merintis sejak 2017.
Coklat import batangan asal Belgia dan Italia yang dipadupadankan menjadi kekhasan gerai Alvin. Sebelum disajikan, kedua coklat batangan yang dimix ini, dicairkan dan agar cita rasanya bisa dinikmati, coklat yang dilumerkan dicampurkan, seperti dengan susu atau garam pink (himalaya).

Bermula terinspirasi dari masyarakat di Australia dan trend mengkonsumsi coklat di negara eropa, Alvin Costantine merintis usaha kedai coklat ditahun 2017. Alvin memadu padankan coklat batangan Belgia dan Italia yang dilumerkan terlebih dahulu sebelum disajikan pada konsumennya.

"Kedai saya mengutamakan batangan coklat dari Belgia dan Italia yang di-mix, lalu dilumerkan. Tentunya, tidak langsung diminum, karena kalau coklat saja, pasti pahit," ucap Alvin, pemilik kedai Brun saat ditemui di kedai coklaknya di central Park, Grogol, Jakarta, Minggu (18/9/2019) lalu



Coklat, dibenak orang Indonesia rasanya manis. Padahal, coklat yang dapat menguatkan jantung dan menyehatkan tubuh ini, pahit rasanya. Tidak heran, jika Alvin pun begitu apik memilih bahan campuran coklatnya sehingga cita rasa yang didapat bisa dinikmati bagi pengunjung kedainya.

Alvin menyajikan 13 varian minumam coklat di kedainya yang sudah dicairkan. Semisal; pink salt chocolate, brun cookie dookie,brun banana chocolate, brun hazelnut chocolate, brun peppermint chocolate.

Pink salt percampuran garam himalaya dan lumeran coklat menghasilkan rasa yang sensasi. Begitu juga dengan brun peppermint chocolate, perpaduan peppermint dan coklatnya, membuat segar peminumnya.

"Coklat selama ini, anggapan orang Indoensia rasanya manis. Padahal pahit. Jadi supaya cita rasanya bisa dinikmati, coklat batangan yang sudah dicairkan ini, semisal dicampur susu, garam himalaya atau bahan lainnya. Yang pink salt, rasanya agak asin-asin. Jangan kuatir, sehat ko!" terang Alvin yang kini sudah memiliki 7 gerai coklat, di antaranya di Jakarta, Batam, Jogjakarta.

Urai Alvin, gerai coklatnya berbeda dengan banyak minuma coklat lainnya yang dijual di luar sana. Dimana Alvin, murni mengutamakan bahan coklat batangan, bukan coklat powder (bubuk).

"Di luar sana, banyak memakai coklat powder yang diaduk aja, tidak memakai coklat batangan. Kita benar-benar pakai coklat batangan yang dilumerkan. Dan pembeli bisa melihat langsung saat proses pembuatannya," urai Alvin.

Alvin yang memulai bisnis gerai coklat ini, berjualan di beragam pameran, selalu bereksperimen mencari citarasa lain. Dan saat ini, agar pencinta kopi juga dapat menikmati citarasa coklat, Alvin me-mix kopi dan coklat yang dilumerkannya itu. varian terbarunya itu, ia beri nama, espresso chocolate. "Yah, harapannya agar pencinta kopi juga bisa menikmati," terang Alvin.

Bagi Anda yang pengin hidup sehat, dan penggemar kopi tidak ada salahnya mencoba mengingat olahan campuran kopi dan coklat, memiliki ke khasan rasa. Terlebih kegunaan coklat, manfaatnya seperti, dapat menghilangkan stress dan banyak kandungan Mineralnya serta mengandung anti-aging.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak