alexametrics

Big Hit dan Source Music Bersiap Gelar Audisi Girl Group Baru

loading...
Big Hit dan Source Music Bersiap Gelar Audisi Girl Group Baru
Big Hit dan Source Music Bersiap Gelar Audisi Girl Group Baru
A+ A-
SEOUL - Big Hit Entertainment dan Source Music akan menggelar audisi girl group baru. Inovasi ini dilatarbelakangi perusahaan tersebut yang semakin besar dan berkembang. Begitu juga dengan kesuksesan Big Hit Entertainment yang berhasil mencetak BTS sebagai boyband dunia.

"Big Hit dan Source Music bersama-sama meluncurkan audisi global. Sebuah audisi global akan diadakan untuk jajaran debut dari girl grup baru berdasarkan filosofi Bang Shi Hyuk dan pengetahuan bagaimana dengan Min Hee Jin (CBO Big Hit Entertainment)," kata Co-CEO Big Hit Entertainment, Bang Shi Hyuk seperti dilansir SINDOnews dari Soompi.

Peran Min Hae Jin sebagai tim kreatif di agensi sebelumnya yakni SM Entertainment cukup besar. Bersama SM Entertainment, Min Hae Jin berhasil menciptakan konsep kreatif untuk girl group dan boyband ternama. Sebut saja Red Velvet, SHINee, hingga EXO. Di sisi lain, saat briefing perusahaan, Bang Shi Hyuk juga membahas berbagai rencana masa depan perusahaan yang dipimpinnya itu.



"BTS mendapatkan gelar Beatles abad ke-21, sementara TXT mendapatkan gelar pemula global abad ke-21. Big Hit juga menunjukkan pertumbuhan yang stabil di beberapa bidang termasuk produksi album digital dan fisik, produksi konten, barang dagangan, dan banyak lagi. Pada Juli, kami menempatkan nomor satu di chart dunia untuk penjualan tur konser," jelas Bang Shi Hyuk.

"Ada juga banyak perubahan dalam organisasi internal kami. Jumlah karyawan kami hampir empat kali lipat, dan kami saat ini sedang berusaha untuk mengubah ke sistem multi-label. Kami juga bersiap untuk meningkatkan spesialisasi untuk aspek bisnis. Contohnya adalah perekrutan CBO Min Hee Jin kami," lanjutnya.

Sebagai informasi, Big Hit Entertainment baru-baru ini mengakuisisi perusahaan permainan musik multi-platform bernama Superb. Hal ini diumumkan Big Hit Entertainment pada 19 Agustus lalu.

"Kami baru saja menyelesaikan akuisisi saham perusahaan game Superb. Manajemen Superb yang ada saat ini tidak akan berubah, dan mereka akan mempertahankan warna dan independensi mereka yang unik sebagai perusahaan game," papar Big Hit Entertainment.

Saat ini, Big Hit Entertainment sedang dalam proses memperluas label mereka dan melalui organisasi struktural. Melalui akuisisi terbaru, mereka telah memperluas jangkauan mereka ke dalam pengembangan dan layanan game berbasis properti dan kekayaan intelektual (IP). Superb dilaporkan berencana membuat game berdasarkan Big Hit Entertainment dan bisnis terkait, dan akan menampilkan layanan yang dapat dinikmati secara global.

"Kami senang dapat bekerja sama dengan Big Hit, yang merevolusi model bisnis industri musik, dan kami semua percaya ini akan menjadi peluang baru bagi kami. Melalui pekerjaan kami bersama Big Hit, kami berharap dapat menciptakan nilai dan sinergi baru," ungkap CO CEO Superb, Kim Sun Haeng.

Sementara, Big Hit Entertainmet percaya industri game akan menciptakan sinergi yang kuat dengan industri musik. Melalui akusisi ini, Big Hit melihat banyak peluang berbeda sehingga mereka yakin akan berkembang pesat di kedua industri.

"Kami percaya akuisisi ini akan membawa nilai positif dan lebih banyak kemungkinan bagi kedua perusahaan, serta multi-perusahaan. Big Hit sedang berkembang. Seiring dengan akuisisi kami atas Superb, kami akan melanjutkan kemitraan kami dengan Net Marble dalam pengembangan game," ujar Bang Shi Hyuk.

Superb merupakan perusahaan dengan para ahli yang telah mengembangkan musik dan game yang terkait dengan IP selama lebih dari 10 tahun. Setelah didirikan pada 2016, Superb menciptakan game rhythm, Pianista untuk mobile dan Nintendo Switch, serta game rhythm kasual Yumi's Cells with Naver Webtoon menggunakan IP webver Naver populer, Yumi's Cells.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak