alexametrics

Kecantikan Perempuan Bagi Cathy Sharon

loading...
Kecantikan Perempuan Bagi Cathy Sharon
Cathy Sharon menganggap perempuan Indonesia memiliki kecantikan yang tak kalah dengan wanita dari belahan di dunia. Foto/KORAN SINDO/Dwi Nur Ratnaningsih.
A+ A-
JAKARTA - Perempuan Indonesia memiliki kecantikan yang tak kalah dengan kecantikan perempuan di negara lain. Hal inilah yang ingin ditonjolkan Cathy Sharon melalui lini produk kecantikannya.

Cathy menjelaskan, kecantikan perempuan tidak hanya didefinisikan dari kulit putih, hidung mancung, dan mata yang besar. Lebih dari itu, kecantikan perempuan khusunya perempuan Indonesia memiliki rupa dan warna masing-masing yang semuanya indah.

“Asia menjadi rumah dari beribu suku dan ras dengan warna kulit yang berbeda-beda. Namun terkedang perempuan Asia khususnya Indonesia memilih make up yang belum tentu cocok dengan kecantikan alaminya,” kata Cathy.



Perempuan Asia, terutama Indonesia, kata Cathy, harus menemukan produk yang cocok dari segi warna maupun tekstur. Inilah sebabnya kakak Julie Estelle ini ingin menciptakan lini make up yang mengangkat kecantikan perempuan Indonesia dengan warna kulit yang beragam. “Kecantikan orang Indonesia itu bukan satu jenis, tapi beragam,” ujarnya.

Selain hal itu, keinginan Cathy untuk menciptakan lini make up dilatarbelakangi faktor lain yakni penagalamannya. Di awal kariernya tidak semua show menyediakan jasa make up artist, sehingga para model dituntut untuk memulas wajahnya sendiri dengan beragam konsep dan warna.

“Saat itu pilihan produk make up belum terlalu banyak sehingga agak sulit untuk menemukan produk yang benar-benar cocok untuk kulit Asia,” ujar ibu dua anak ini. (Baca juga: Mutia Ayu Akhirnya Pamerkan Foto Nikah dengan Glenn Fredly).

Dengan alasan-alasan itu, Cathy menciptakan Sada, sebuah brand kosmetik yang didesain khusus bagi perempuan Asia khususnya Indonesia, untuk memperlihatkan kecantikan dan keanggunan perempuan Indonesia.

“Saya dan tim ingin menciptakan warna yang cocok bagi kulit perempuan Indonesia, kita mencoba semua produk di kulit kita masing-masing dari Melayu sampai Tionghoa,” beber dia.

Sada bagi Cathy memiliki filosofi yang mendalam. Sada dalam bahasa Sanskerta berarti kesadaran. Dari arti ini Cathy berharap bahwa perempuan bisa menyadari akan kecantikan yang ada pada dirinya.

Sisi filosofi tersebut tak hanya pada nama namun juga kemasan. Pada kemasan produk Matte Lipcolour misalnya, dibuat elegan dan modern dengan motif batik Kawung pada latar berwarna hitam. “Pemilihan motif batik Kawung ini biasa digunakan pada abdi dalam Keraton untuk menunjukkan dedikasi akan pengabdian. Dedikasi ini secara harafiah dapat diartikan dedikasi perempuan untuk karir maupun keluarganya,” ujar perempuan berusia 36 tahun ini.

Cathy mengaku membutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun untuk mengembangkan dan memformulasikan produk lipstik matte sebagai produk pertamanya tersebut. Dia mencoba produk tersebut ke dirinya sendiri dan teman-temannya. “Ternyata antusiasmenya oke dan banyak yang suka. Berarti formulanya lolos uji coba,” terangnya.

Bermula dari lipstik matte dan dilanjutkan dengan peluncuran eyeliner, lini kosmetik ciptaan Cathy ini akan segera meluncurkan make up lain. Make up lain tersebut mulai dari make up wajah, mata, hingga bibir.

“Dalam waktu dekat saya akan meluncurkan Ghanda Powder Blush, Ghanda Contour; Shimmer, dan Ghanda Bronze; Highlight. Ada pula Senja Resting Glam Face Make-up Remover dengan bahan kunyit,” sebut Cathy.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak