Deretan Kasus dan Jenis Perundungan Dokter, Terakhir sampai Bunuh Diri

Kamis, 15 Agustus 2024 - 08:28 WIB
loading...
Deretan Kasus dan Jenis...
Kasus perundungan di lingkungan PPDS atau dokter residen mendapat sorotan. Pasalnya, kasus bullying ini berujung akhiri hidup. Foto/ emerging-europe.
A A A
JAKARTA - Kasus perundungan di lingkungan program pendidikan dokter spesialis (PPDS) atau dokter residen terus mendapat sorotan. Pasalnya, ada beberapa kasus bullying yang terjadi.

Tahun lalu, Kementerian kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyebut ada 44 data laporan yang masuk atas tindak kasus bullying yang terjadi di lingkungan rumah sakit naungan Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Terungkap! Praktik Bullying Dokter Muda Ternyata Sudah Puluhan Tahun Terjadi

Terbaru, kasus dokter muda mengakhir hidup setelah dugaan bullying oleh dokter seniornya. Dikutip dari berbagai sumber, berikut kasus perundungan yang terjadi di dunia kedokteran.

Perundungan Dokter

1. Dokter Muda Undip
Viral di X seorang dokter muda RSUD Kardinah Tegal diduga meninggal dengan cara bunuh diri. Dalam akun X @bambangsuling11, diketahui, dokter muda tersebut mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip). Namun, korban bernama dr. Aulia Risma Lestari (30) ini diduga mengakhiri hidup karena tak kuat menjadi korban perundungan selama mengikuti PPDS.

2. Dokter Muda Adam Malik
Kasus bullying juga pernah terjadi pada tahun lalu, diduga berasal dari salah satu dokter yang mengalami stres lantaran beban kerja yang meningkat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun mengatakan kasusnya terjadi di RS Adam Malik

“Ada TikTok mengenai di rumah sakit di Adam Malik, bahwa ada dokter yang memberikan pelayanan yang sangat buruk dan kasar kepada pasien. Setelah kita cek, ternyata yang bersangkutan adalah peserta didik dokter spesialis yang kemudian stres karena memang mendapatkan perlakuan dan juga jam kerja yang sangat jauh di luar normal," kata Budi Gunadi.

Jenis Perundungan

1. Dijadikan pembantu dokter senior
Para dokter residen kerap dijadikan sebagai pembantu atau asisten dari dokter senior. Menkes mengatakan jenis perundungan beraga. Ada yang tidak menerima tugas berkaitan dengan materi pendidikan calon dokter spesialis, melainkan diberi tugas layaknya seorang pembantu mengurusi tugas rumah tangga.

2. Membelikan makanan
Perundungan lain yang tidak berkaitan dengan pekerhaan, di mana dokter residen ini diminta membelikan makanan dokter senior. Padahal, makanan tersebut sebenarnya telah disediakan oleh rumah sakit.

"Kemudian suruh ngerjain sebagai asisten pribadi buat tugas untuk seniornya, yang tidak ada hubungannya dengan spesialisasinya," tutur Menkes Budi.

3. Diminta Kerjakan tugas dokter senior
Beberapa di antara dokter residen kerap dimintai bantuan untuk mengerjakan tugas para dokter senior. Tugas-tugas itu meliputi penulisan jurnal ilmiah dan membuat penelitian.

4. Dipalak puluhan juta rupiah
Menkes Budi menerima laporan adanya dokter residen yang diminta mengumpulkan uang hingga ratusan juta rupiah dan digunakan untuk keperluan pribadi dokter senior.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Kenapa Memijat Pelipis...
Kenapa Memijat Pelipis dan Pundak Bisa Meredakan Sakit Kepala? Ini Kata Dokter
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Fokus Haji 2026, dr....
Fokus Haji 2026, dr. Gia Pratama Hentikan Aktivitas Media Sosial Sementara
Jangan Cuma Cek Suhu...
Jangan Cuma Cek Suhu Saat Anak Demam, Segera Bawa ke Dokter Jika Ada Gejala Berikut
Terungkap! Ini Penyebab...
Terungkap! Ini Penyebab Sering Terbangun Jam 2-3 Pagi
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Rekomendasi
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Berita Terkini
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Bawakan Lagu Goal, Lisa...
Bawakan Lagu 'Goal', Lisa BLACKPINK Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Infografis
Jumlah Dokter di Indonesia...
Jumlah Dokter di Indonesia Kurang dan Tidak Merata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved