alexametrics

Biasakan Anak Menyikat Gigi Sejak Dini

loading...
Biasakan Anak Menyikat Gigi Sejak Dini
Biasakan Anak Menyikat Gigi Sejak Dini
A+ A-
TANGERANG - Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuh yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Seseorang dengan kesehatan gigi mulut yang baik akan memungkinkan untuk beraktifitas dengan normal, berkomunikasi dengan baik, meningkatkan rasa percaya diri sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Salah satu cara menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah dengan menyikat gigi. Kebiasaan menyikat gigi perlu ditanamkan sedini mungkin. Para orang tua bahkan dihimbau untuk mulai membersihkan gigi anaknya sejak gigi pertamanya tumbuh. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah gigi berlubang pada masa-masa awal pertumbuhan anak.

Salah satu alasan pentingnya menyikat gigi sejak dini adalah untuk mencegah karies pada gigi susu. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas tahun 2018 menyebutkan bahwa 93% anak usia dini, yakni dalam rentang usia 5-6 tahun, mengalami karies atau gigi berlubang. Selain itu rata-rata anak usia 5-6 tahun tersebut mengalami lubang pada delapan giginya. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas anak-anak di Indonesia masih belum memiliki tingkat kesadaran yang tinggi dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya.

Kurangnya kesadaran merawat kesehatan gigi dan mulut juga terlihat dari hasil penjaringan yang dilakukan oleh Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang. Berdasarkan data hasil penjaringan kesehatan tahun 2018 menyatakan bahwa sebanyak 85% anak SD kelas 1 di wilayah kerja Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang mengalami karies atau gigi berlubang. Hal ini yang mendasari tim Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan kesadaran siswa dan siswi SD dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya melalui program One Student One Toothbrush.

Program One Student One Toothbrush merupakan salah satu program inovasi dan kerja sama lintas sektor antara Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang dengan SDN Kadu 1. Program One Student One Toothbrush bertujuan untuk menanamkan kebiasaan menyikat gigi dan menjaga kesehatan gigi mulut sejak dini pada siswa dan siswi SDN Kadu 1.

Program ini telah dimulai sejak Kamis 22 Agustus 2019 lalu, yang diawali dengan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut. Materi penyuluhan berisi informasi tentang cara menyikat gigi yang benar, waktu menyikat gigi yang tepat serta jenis-jenis makanan yang baik dan buruk untuk kesehatan gigi dan mulut. Setelah itu siswa dan siswi dipandu untuk mempraktikkan cara menyikat gigi di lapangan sekolah secara bersama-sama yang kemudian diakhiri dengan pemeriksaan gigi oleh tim Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang.

Setelah semua rangkaian kegiatan selesai, tim Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang menyampaikan sosialisasi kepada wali kelas 1 SDN Kadu 1 mengenai inti dari Program One Student One Toothbrush, yaitu pelaksaan teknis sikat gigi bersama di sekolah yang akan dilakukan setiap hari saat selesai jam pelajaran. Wali kelas akan memandu pelaksanaan sikat gigi bersama dan memberikan stempel kepada siswa dan siswi yang mengikuti kegiatan sikat gigi bersama pada kartu kontrol yang diberikan oleh tim Puskesmas Curug Kabupaten Tangerang.

Pelibatan instansi sekolah, dalam hal ini SDN Kadu 1, dalam program One Student One Toothbrush merupakan perwujudan salah satu misi Puskesmas Curug, yaitu mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat dengan meningkatkan sinergi kemitraan bersama lintas program dan lintas sektoral.

Diharapkan dari program pemberdayaan masyarakat ini, akan tertanam kebiasaan menyikat gigi pada siswa dan siswi yang nantinya akan menekan angka karies atau gigi berlubang di wilayah kerja Puskesmas Curug. Selain itu diharapkan pula anak-anak dapat menjadi agen perubahan di keluarganya, dengan membawa kebiasaan menyikat gigi bersama yang dilakukan setiap hari di sekolah ke lingkungan keluarganya di rumah.Oleh: drg. Muhamad Ihsan Pramadya Irawan
(atk)
preload video
BERITA TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak