Mengenal West Nile, Virus Mematikan dari Gigitan Nyamuk yang Mirip Demam Berdarah
Minggu, 25 Agustus 2024 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
Biasanya penderita akan mengalami gejala demam disertai sakit kepala, pegal-pegal, nyeri otot, mual dan muntah, diare atau ruam.
Kasus WNV pertama kali terjadi di Uganda, menyebar ke Israel, Amerika, Tunisia, Mesir, Amerika latin, Australia dan Eropa serta Asia Barat.
Sebagian besar orang yang terinfeksi WNV (70%-80%) tidak memperlihatkan gejala. Kurang dari 1% orang terinfeksi WNV dapat memperlihatkan gejala neurologis seperti ensefalitis atau meningitis. 10% kasus terinfeksi WNV disertai gejala neurologi dapat menyebabkan kematian.
Gigitan nyamuk adalah cara penularan virus West Nile yang umum ditemukan. Nyamuk umumnya terinfeksi ketika mengisap darah burung, mamalia, atau manusia yang terinfeksi virus. Selanjutnya, nyamuk akan menularkan virus ketika mengisap darah binatang lain atau manusia.
Namun, virus ini tidak ditularkan melalui kontak langsung maupun tidak langsung antar manusia.
Kasus WNV pertama kali terjadi di Uganda, menyebar ke Israel, Amerika, Tunisia, Mesir, Amerika latin, Australia dan Eropa serta Asia Barat.
Sebagian besar orang yang terinfeksi WNV (70%-80%) tidak memperlihatkan gejala. Kurang dari 1% orang terinfeksi WNV dapat memperlihatkan gejala neurologis seperti ensefalitis atau meningitis. 10% kasus terinfeksi WNV disertai gejala neurologi dapat menyebabkan kematian.
Gigitan nyamuk adalah cara penularan virus West Nile yang umum ditemukan. Nyamuk umumnya terinfeksi ketika mengisap darah burung, mamalia, atau manusia yang terinfeksi virus. Selanjutnya, nyamuk akan menularkan virus ketika mengisap darah binatang lain atau manusia.
Namun, virus ini tidak ditularkan melalui kontak langsung maupun tidak langsung antar manusia.
Lihat Juga :