Virus Mpox Meningkat, Sandiaga Uno Minta Wisatawan Cek Kesehatan di Bandara
Senin, 26 Agustus 2024 - 23:07 WIB
loading...
Kemenparekraf belum menerapkan pembatasan perjalanan imbas kasus Mpox di sejumlah negara, tapi masyarakat diminta waspada. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI belum menerapkan pembatasan perjalanan imbas merebaknya kasus Mpox alias cacar monyet di sejumlah negara, belakangan ini. Meski demikian masyarakat harus peduli dengan kasus ini.
Seperti diketahui, WHO baru-baru ini menetapkan mpox sebagai Public Health Emergency of International Concern, tepatnya pada 14 Agustus 2024.
Hal itu disebabkan karena terjadi peningkatkan kasus mpox pada Juni-Juli 2024 di wilayah WHO Afrika, terutama di Republik Demokratik Kongo dan diikuti penemuan kasus di beberapa negara sekitar, serta munculnya varian atau clade baru (Ib) virus Mpox.
Untuk Indonesia, saat ini telah dilaporkan sebanyak 88 kasus konfirmasi dari tahun 2022-2024. Kasus terakhir dilaporkan pada 4 Juni 2024. Hingga 22 Agustus 2024, seluruh kasus konfirmasi (88 kasus) sudah dinyatakan sembuh.
“Jadi hingga per hari ini tidak ada (pembatasan). Jadi semuanya waspada. Tapi tidak perlu ada kepanikan dan narasi yang kita sampaikan bahwa Indonesia terbuka,” ujar Sandiaga dalam The Weekly Brief with Sandi Uno (WBSU) secara online, Senin (26/8/2024).
Seperti diketahui, WHO baru-baru ini menetapkan mpox sebagai Public Health Emergency of International Concern, tepatnya pada 14 Agustus 2024.
Hal itu disebabkan karena terjadi peningkatkan kasus mpox pada Juni-Juli 2024 di wilayah WHO Afrika, terutama di Republik Demokratik Kongo dan diikuti penemuan kasus di beberapa negara sekitar, serta munculnya varian atau clade baru (Ib) virus Mpox.
Untuk Indonesia, saat ini telah dilaporkan sebanyak 88 kasus konfirmasi dari tahun 2022-2024. Kasus terakhir dilaporkan pada 4 Juni 2024. Hingga 22 Agustus 2024, seluruh kasus konfirmasi (88 kasus) sudah dinyatakan sembuh.
“Jadi hingga per hari ini tidak ada (pembatasan). Jadi semuanya waspada. Tapi tidak perlu ada kepanikan dan narasi yang kita sampaikan bahwa Indonesia terbuka,” ujar Sandiaga dalam The Weekly Brief with Sandi Uno (WBSU) secara online, Senin (26/8/2024).
Lihat Juga :