8 Negara Paling Kecanduan Pornografi Deepfake, Ada Israel
Kamis, 29 Agustus 2024 - 10:00 WIB
loading...
Negara paling kecanduan pornografi deepfake paling banyak berada di Asia, termasuk Korea dan Israel. Foto/news18
A
A
A
JAKARTA - Pornografi deepfake makin meresahkan dunia, terutama setelah munculnya kasus "NTH Room" kedua di Korea Selatan sejak pertengahan Agustus 2024.
Pornografi deepfake adalah jenis konten pornografi yang dihasilkan dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Bahannya diambil dari foto dan video yang tersebar di publik, utamanya media sosial. Meski begitu, bisa juga yang diberikan secara pribadi atau diambil secara diam-diam.
Dari situ, pelaku akan membuat video palsu yang seolah-olah dilakukan oleh sang korban. Video ini terasa seperti asli hingga sangat merugikan korbannya.
Baca Juga: 6 Fakta Mengerikan Kasus Terbaru Pornografi Deepfake di Korea, Libatkan Guru hingga Militer
Baru-baru ini, di Korea Selatan kembali merebak kasus pornografi deepfake yang disebut sebagai NTH Room kedua. Kasus pertama terjadi pada 2018-2020 melibatkan selebritas, atlet, bahkan profesor. Meski begitu, nama mereka tak pernah dipublikasikan.
Pada tahun ini, kasus serupa kembali, dengan melibatkan pelaku siswa SMP, mahasiswa, guru, hingga personel militer. Yonhap News melaporkan bahwa ada banyak grup chat di Telegram yang para pengikutnya memberikan foto teman dan keluarganya untuk dijadikan bahan video, termasuk dari universitas bergengsi.
Pornografi deepfake adalah jenis konten pornografi yang dihasilkan dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Bahannya diambil dari foto dan video yang tersebar di publik, utamanya media sosial. Meski begitu, bisa juga yang diberikan secara pribadi atau diambil secara diam-diam.
Dari situ, pelaku akan membuat video palsu yang seolah-olah dilakukan oleh sang korban. Video ini terasa seperti asli hingga sangat merugikan korbannya.
Baca Juga: 6 Fakta Mengerikan Kasus Terbaru Pornografi Deepfake di Korea, Libatkan Guru hingga Militer
Baru-baru ini, di Korea Selatan kembali merebak kasus pornografi deepfake yang disebut sebagai NTH Room kedua. Kasus pertama terjadi pada 2018-2020 melibatkan selebritas, atlet, bahkan profesor. Meski begitu, nama mereka tak pernah dipublikasikan.
Pada tahun ini, kasus serupa kembali, dengan melibatkan pelaku siswa SMP, mahasiswa, guru, hingga personel militer. Yonhap News melaporkan bahwa ada banyak grup chat di Telegram yang para pengikutnya memberikan foto teman dan keluarganya untuk dijadikan bahan video, termasuk dari universitas bergengsi.
Lihat Juga :