Hari Kampanye Mengakhiri Spesiesisme Sedunia, Momentum Refleksi tentang Hubungan Manusia dengan Hewan

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 19:00 WIB
loading...
A A A
“Pernyataan ini menegaskan adanya bias atau kekeliruan dalam argumen yang membenarkan eksploitasi terhadap hewan. Studi psikologi menunjukkan bahwa manusia cenderung lebih berempati terhadap spesies yang lebih dekat hubungannya dengan kita (seperti mamalia dibandingkan burung atau ikan). Namun, sejumlah penelitian menekankan bahwa semua spesies layak mendapatkan pertimbangan moral, tidak peduli seberapa dekat hubungan mereka dengan kita. Kita harus membuat perubahan yang diperlukan dalam masyarakat kita untuk menghormati kehidupan mereka,” beber Among.

Dengan semakin meningkatnya pengakuan terhadap hewan, organisasi dan individu yang bekerja untuk melindungi hewan berupaya mengubah industri eksploitatif, menghilangkan praktik-praktik paling kejam, dan mempromosikan alternatif di mana spesies hewan tidak perlu dirugikan demi kepentingan manusia. Di garis depan gerakan ini, AFFA menyoroti peternakan sebagai salah satu isu yang paling mendesak dan penting.

“Perjuangan melawan spesiesisme kami lakukan melalui advokasi untuk spesies yang paling terabaikan. Lebih dari 80 miliar hewan darat disembelih tiap tahun untuk diambil dagingnya, juga ikan dan spesies laut yang jumlah tepatnya sulit dipastikan, namun akan signifikan menambah angka hewan yang disembelih setiap tahun jika mereka juga kita hitung. Mayoritas hewan-hewan ini dibesarkan dalam sistem kurungan intensif yang dikenal sebagai ‘peternakan pabrik’, di mana keuntungan mengesampingkan pertimbangan terkait kesejahteraan hewan. Hewan dijejalkan ke dalam kurungan atau kandang yang penuh sesak, tidak dapat mengekspresikan perilaku alami mereka, dan menerima prosedur peternakan yang menyakitkan dan menderita penyakitt,” tutur Among.

Meskipun pertumbuhan industri peternakan, khususnya peternakan pabrik, yang terus berlanjut makin mengkhawatirkan, AFFA melihat gerakan kesejahteraan hewan telah memimpin perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Transformasi dalam industri pangan sangat jelas terlihat. Kami berhasil mendapatkan komitmen dari ribuan perusahaan di seluruh dunia untuk menghapus praktik-praktik kejam seperti sistem sangkar dan kandang gestasi. Kami mendorong sektor keuangan untuk menjauh dari investasi di peternakan pabrik, dan kami telah mendukung institusi untuk mulai menyediakan jutaan makanan berbasis nabati. Setiap tahun, hampir 60 juta hewan merasakan dampak positif dari kampanye kami. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa kita sedang membentuk masa depan yang lebih baik untuk semua spesies,” pungkas Among.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Asal Tinggal!...
Jangan Asal Tinggal! Ini 5 Tips Menjaga Hewan Peliharaan Tetap Aman Saat Mudik Lebaran
Viral! Wanita di China...
Viral! Wanita di China Ini Kumpulkan Sisa Makanan Pernikahan untuk Ratusan Kucing Liar
10 Hewan Paling Malas...
10 Hewan Paling Malas di Dunia, Hidup hanya untuk Tidur dan Makan
Tupai dan Bajing Serupa...
Tupai dan Bajing Serupa Tapi Tak Sama? Begini Cara Membedakannya
Manjakan Hewan Kesayangan,...
Manjakan Hewan Kesayangan, PCG Hadir di PetFest 2025 dengan Produk Premium
PETFEST Indonesia 2025...
PETFEST Indonesia 2025 Hadirkan Aksi dan Edukasi Bareng Tokoh Dunia Hewan Terkenal
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Miliarder AS Ini Tewas...
Miliarder AS Ini Tewas Terinjak-injak Gajah saat Berburu Kijang Punggung Kuning
Life Cat Perkuat Penetrasi...
Life Cat Perkuat Penetrasi Pasar Nutrisi Kucing Premium
Rekomendasi
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Berita Terkini
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Gandeng Raisa dan Eross...
Gandeng Raisa dan Eross Candra, iForte & Protelindo Group Rilis Lagu Cahaya Hati
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Richard Lee Sebut Barang...
Richard Lee Sebut Barang Bukti di Persidangan Bukan Produknya
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved