alexametrics

Joaquin Phoenix Punya Bakat Menghibur Sejak Kecil

loading...
Joaquin Phoenix Punya Bakat Menghibur Sejak Kecil
Joaquin Phoenix Punya Bakat Menghibur Sejak Kecil. (Istimewa).
A+ A-
Saat itu awal tahun 1980-an, dua bocah tengah asyik menunjukkan kebolehan mereka dalam menyanyi dan menari di jalanan di wilayah utara Hollywood. Rasa lelah tidak lagi mereka pedulikan.

Nah yang penting bagaimana aksi mereka dapat membuat para pejalan kaki mengeluarkan sedikit koceknya untuk diberikan kepada mereka entah karena aksi mereka memang bagus atau sekedar karena rasa iba. Menggunakan kaos oblong, berbagai lagu The Beatles silih berganti keluar dari mulut kedua anak lelaki tersebut. Malu sudah barang tentu mereka kubur dalam-dalam selama bisa membawa pulang uang untuk membeli makanan.

Siapa sangka kedua bocah itu kelak bisa tampil di televisi. Satu diantaranya bahkan digadang-gadang bakal menerima piala Oscar. Dialah Joaquin Phoenix yang kualitas aktingnya bisa kita lihat di film Joker yang sedang tayang di bioskop. Bocah lainnya adalah River Phoenix yang sudah meninggal di tahun 1993 akibat penyalahgunaan narkoba. Sang kakak meninggalkan Joaquin yang kemudian menjaga nama besar keluarga Phoenix di kancah perfilman Hollywood.

Joaquin mengenang masa kecilnya, dimana ia dan kelima saudaranya harus berjuang di tengah kerasnya hidup dengan melakukan pertunjukkan di jalanan. Sampai ia akhirnya ditemukan oleh seorang agensi anak di Hollywood yang mengajak mereka untuk tampil di layar kaca. Joaquin lahir dari seorang ibu bernama Arlyn Dunetz dan John Lee Bottom yang merupakan keturunan Irlandia/Spanyol.

Keluarga ini mengganti nama belakang menjadi Phoenix. Joaquin sempat memakai nama Leaf karena ia mengaku tidak seorangpun yang bisa menyebutkan nama Joaquin dengan benar. "Aku ingat dulu malu punya nama Joaquin, semua anak di keluargaku punya nama bagus sementara aku dapat nama Joaquin," ujarnya.

Nama River dan Joaquin kemudian diketahui oleh aktris sekaligus produser penny Marshall. Kehidupan keluarga ini perlahan mulai membaik. Sang ibu mendapat pekerjaan sebagai sekretaris di jaringan televisi NBC, ia lalu dikenalkan dengan seorang sutradara. Itulah bagaimana awalnya River dan Joaquin mulai muncul di serial televisi. Joaquin tidaklah setampan sang kakak, River.

Maka itu ketika Joaquin masih membintangi Spacecamp (1986), nama River bahkan sudah masuk dalam daftar nominasi Oscar lewat film Stand by Me (1986) yang dibintanginya. Joaquin memang harus menapaki jalan yang lebih "berbatu" ketimbang kakaknya. Namun ia tidak ingin selalu berada di belakang. Joaquin mencoba sejajar dengan River dengan membintangi film Parenthood (1989) beradu akting dengan Steve Martin.

Sayang, River selalu berada selangkah di hadapannya. Kariernya melejit lewat film "Indiana Jones and the Last Crusade" (1989). Tapi Joaquin tidak suka dibandingkan dengan sang kakak. "Kakakku seorang aktor yang luar biasa, aku tidak suka dibandingkan dengannya," katanya dalam suatu kesempatan. Ia sempat vakum dari dunia akting, setelah siap berhadapan dengan kamera lagi Joaquin justru harus menghadapi kematian River.

Lagi-lagi ia menarik diri dari dunia perfilman. Tapi ia sadar pada akhirnya harus terus berkarya dan meneruskan nama baik Phoenix. Siap membuat terobosan, Joaquin beradu akting dengan aktor dan aktris top seperti Sean Penn, Jennifer Lopez, dan Billy Bob Thornton. Dia juga bermain di film Return to Paradise bersama Vince Vaughn dan Nicolas Cage di film 8MM (1999).

Peran-perannya kebanyakan protagonis ataupun eksentrik. Tapi ia tidak ingin terjebak dalam lingkaran itu selalu. Dia lalu menunjukkan akting totalnya di film Gladiator (2000) sebagai kaisar Roma yang korupsi, Commodus. Perannya sangat hidup sampai akhirnya dia dinominasikan Oscar sebagai aktor terbaik. Dengan nominasi tersebut di tangan, dia semakin percaya diri untuk mengambil peran lain yang lebih menantang.

Termasuk perannya sebagai Joker yang sangat sukses memainkan mental para penontonnya. Setujukah Anda? (Sri Noviarni)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak