Desa Les Jadi Destinasi Unggulan di Bali Utara, Masuk ADWI 2024
Senin, 02 September 2024 - 13:37 WIB
loading...
Desa wisata Les merupakan salah satu destinasi unggulan di Bali Utara dan menjadi salah satu desa terbaik ADWI 2024. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Desa wisata Les merupakan salah satu destinasi unggulan di Bali Utara. Desa wisata ini memiliki beberapa daya tarik seperti Air Terjun Yeh Mampeh, Trekking Bukit Yangudi, Tempat Melukat Yeh Anakan dengan air yang langsung mengalir dari mata air alami, serta wisata alam bawah laut dengan keindahan terumbu karang yang sangat dijaga dan dipelihara oleh kelompok pemerhati karang laut terumbu karang.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pun melakukan visitasi dan meresmikan Desa Wisata Les, Kabupaten Buleleng sebagai salah satu desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.
"Saya mengucapkan apresiasi dan selamat kepada Desa Wisata Les yang bisa menjadi bagian dari keluarga besar Anugerah Desa Wisata Indonesia," ujar Sandi saat berkunjung ke Desa Wisata Les, Sabtu 31 Agustus 2024.
Desa Wisata Les juga terkenal akan sentra pembuatan garam organik di pantai. Garam dari Desa Les juga dikenal dengan garam palungan karena proses pembuatannya yang menggunakan cara tradisional dengan bidang jemur berupa palungan atau batang kelapa.
Dengan cara ini dapat dihasilkan garam yang sehat, tanpa pemutih, tanpa yodium, sehingga sudah diakui dunia sebagai salah satu garam menyehatkan dan berpotensi untuk menembus pasar ekspor dunia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pun melakukan visitasi dan meresmikan Desa Wisata Les, Kabupaten Buleleng sebagai salah satu desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.
"Saya mengucapkan apresiasi dan selamat kepada Desa Wisata Les yang bisa menjadi bagian dari keluarga besar Anugerah Desa Wisata Indonesia," ujar Sandi saat berkunjung ke Desa Wisata Les, Sabtu 31 Agustus 2024.
Desa Wisata Les juga terkenal akan sentra pembuatan garam organik di pantai. Garam dari Desa Les juga dikenal dengan garam palungan karena proses pembuatannya yang menggunakan cara tradisional dengan bidang jemur berupa palungan atau batang kelapa.
Dengan cara ini dapat dihasilkan garam yang sehat, tanpa pemutih, tanpa yodium, sehingga sudah diakui dunia sebagai salah satu garam menyehatkan dan berpotensi untuk menembus pasar ekspor dunia.
Lihat Juga :