alexametrics

Putri Diana Jadi Inspirasi Koleksi Spring/Summer 2020 Tory Burch

loading...
Putri Diana Jadi Inspirasi Koleksi Spring/Summer 2020 Tory Burch
Label fashion Tory Burch menghadirkan koleksi Spring/Summer 2020 yang terinspirasi sosok Putri Diana dan keindahan kebun bunga di Inggris tahun 80-an. (Dok. Tory Burch)
A+ A-
JAKARTA - Label fashion Tory Burch menghadirkan koleksi Spring/ Summer 2020. Koleksi ini terinspirasi sosok Putri Diana dan keindahan kebun bunga di Inggris tahun 80-an. Menurut Burch, Putri Diana meninggalkan warisan mode yang memang layak dikagumi. Putri Diana adalah ikon gaya, yang berani, cerdas dan memiliki rasa kemanusiaannya.

“Saya mengambil petunjuk dari Diana Spencer, yang saya kagum sejak saya masih muda. Koleksi ini menyatukan motif-motif bunga taman Inggris, volume yang tertahan dan pendapat saya sendiri tentang Eighties,” kata Burch seperti dalam rilis yang diterima KORAN SINDO.

Inspirasi tersebut kemudian diterjemahkan Burch dalam penggunaan motif bunga taman Inggris (English garden florals). Tak hanya itu dia juga mengambil inspirasi fashion era 80-an saat Putri Diana masih hidup.



"Jelas bahwa Putri Diana adalah seorang style icon. Namun, saya mencintai sosoknya yang tak kenal takut, kecerdasannya, dan yang paling penting, sisi kemanusiaannya," ujar Burch.

Inspirasi tersebut dituangkan dalam pakaian dengan siluet blouson dan celana bergelombang (billowy trousers) yang identik dengan mode di tahun 80-an. "Putri Diana meninggalkan warisan berupa kebiasaan untuk membalas kebaikan—sesuatu yang sangat saya kagumi dan menjadi nilai yang kami terapkan dalam Tory Burch Foundation dan perusahaan kami sejak awal," ujar Burch.

Koleksi bergaya era 80-an sangat kental terasa dikoleksi ini. Hal ini bisa dilihat ketika model Natalia Vodianova membuka show yang bertempat di Brooklyn Museum ini. Dia memakai camisole top dan rok panjang putih bersama suede sneakers abu-abu.

“Footwear seperti sneakers, flat sandal, dan buckled loafers seperti menyeimbangkan siluet serba lebar khas gaya 80an yakni lengan balon, strapless hourglass dress, silk tops, pita besar, dan setelan oversized suit,” ujar Burch.

Berbagai warna pastel yang lembut, seperti melon, lavender, dan lemon, dipadukan dengan warna-warna netral, seperti putih gading, putih, khaki, biru tua, dan hitam. Terdapat pula warna-warna bold seperti merah, kuning cerah, dan biru.

Sementara itu untuk menunjang koleksi Tory Burch, aksesoris yang digunakan pun harus sejalan. Penata Gaya Rambut, Guido Palau, memberikan kesan elegan pada bagian rambut namun tetap menonjolkan kesederhanaan. Koleksi pakaian ini juga dipadukan dengan tas dan sepatu dari salah satu lini produk Tory Burch, Lee Radziwill. “Sederet dress dikonstruksi dengan embroidery sapu tangan bermotif floral. Bahkan sapu tangan ditempel pula pada leather bag,” ujar Burch.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak