alexametrics

Review Film Zombieland: Double Tap

loading...
Review Film Zombieland: Double Tap
Zombieland: Double Tap adalah film yang menghibur. Film ini akan memuaskan para pecinta zombie, tapi tidak bagi orang yang mencari sebuah cerita yang menarik. (ComingSoon.net)
A+ A-
Banyak yang menantikan kehadiran film Zombieland: Double Tap dengan harapan bisa mendapatkan kesenangan yang sama seperti film pertamanya yang dirilis pada 2009 silam. Memang, banyak perulangan di sekuel ini. Namun, dari sisi cerita, ada yang baru disajikan.

Sama seperti film aslinya, Zombieland: Double Tap tetap menyajikan tontonan yang brutal, berdarah-darah dan berisi banyak joke dengan rujukan pada pop culture yang bisa membuat Anda tertawa terbahak-bahak. Selain itu, jika Anda memang mencari hiburan tanpa harus terbebani dengan banyak pertanyaan tentang apa yang Anda tonton, film ini bisa menjadi alternatif untuk hiburan akhir pekan Anda.

Kekerasan di film ini memang terasa lebih brutal dibanding film pertama. Bahkan dari pembukaannya pun aroma kekerasan sudah terasa. Darah sudah mengalir dan para zombie sudah beraksi untuk membru mangsanya. Ketika film ini dimula, para tokoh utama langsung berhadapan dengan zombie dan lagu Master of Puppets-nya Metallica pun terdengar. Pertemuan antara sutradara Venom—Ruben Fleischer—dan duo penulis Deadpool—Paul Wernick dan Rhett Reese—membuat film ini memiliki formula pas untuk kekerasan yang bercampur dengan joke kasar yang tidak layak didengar anak-anak di bawah usia 17 tahun.



Ingat, Zombieland: Double Tap memiliki rating 17 tahun ke atas atau Dewasa karena kekerasan, kebrutalan, kesadisan, bahasa kasar dan kandungan seksual di dalamnya. Jadi, bijaklah memilih tontonan untuk keluarga Anda.

Sama seperti film pertamanya, Zombieland: Double Tap juga dikisahkan dari kacamata Columbus (Jesse Eisenberg). Di film ini, empat sekawan dari seri pertama, Tallahassee (Woody Harrelson), Columbus, Wichita (Emma Stone) dan Little Rock (Zoey Deutch) tinggal di Gedung Putih yang sudah tidak lagi dihuni. Di film ini, Columbus memberanikan diri melamar Wichita. Sayang, lamarannya ditolak.

Sementara, Tallahassee masih menjadi sosok yang sangat melindungi Little Rock. Dia tidak mau ada sesuatu yang buruk menimpa gadis itu. Namun, Little Rock memiliki pikiran sendiri. Dia ingin memiliki petualangannya sendiri.

Wichita dan Little Rock kemudian pergi dari Gedung Putih. Namun, Little Rock kemudian pergi dengan orang lain sehingga Wichita pun kembali ke Gedung Putih. Dia meminta Tallahassee dan Columbus untuk bersama-sama mencari adiknya tersebut.

Petualangan pun dimulai. Di tengah kekhawatiran Tallahassee, Columbus dan Wichita terhadap nasib Little Rock, mereka juga harus berhadapan dengan jenis zombie baru yang lebih sulit ditakhlukkan.

Dalam perjalanan, mereka bertemu teman-teman baru. Ada Reno (Rosario Dawson), seorang wanita tangguh dan dua orang pria yang karakternya mirip Tallahassee dan Columbus. Mereka adalah Albuquerque (Luke Wilson) dan Flagstaff (Thomas Middleditch). Tallahassee dan Albuquerque sangat mirip sifatnya. Sedangkan, Flagstaff dan Columbus juga sama-sama miripnya. Keduanya bahkan sama-sama punya daftar aturan untuk bisa bertahan hidup di Zombieland.

Secara keseluruhan, Zombieland: Double Tap memberikan hiburan tersendiri bagi pecinta film horor komedi. Film ini memang lucu, berdarah-darah dan keras, tapi dari sisi cerita, film ini biasa saja. Tidak banyak eksplorasi terhadap zombie-nya, meski dari awal sudah dipaparkan jenis-jenisnya. Terlebih, pada jenis T-800—referensi ke Terminator—yang disebut sangat sulit ditakhlukkan. Tidak banyak eksplorasi terhadap zombie jenis ini di film ini.

Zombieland: Double Tap adalah—sekali lagi—tentang pertahanan hidup di tengah teror zombie pemangsa manusia. Judul ini diambil dari peraturan pertahanan hidup milik Columbus. Double tap alias tembak dua kali adalah peraturan kedua dari daftar Columbus tersebut. Jadi, film ini akan lebih menitikberatkan pada usaha keempat sekawan itu untuk bisa lolos dari terkaman para zombie.

Zombieland: Double Tap adalah film yang menghibur, tidak lebih dari itu. Film ini akan memuaskan para pecinta zombie, tapi tidak bagi orang yang mencari sebuah cerita yang menarik.

Zombieland: Double Tap sudah bisa Anda saksikan di bioskop kesayangan Anda. Selamat menyaksikan!

(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak