alexametrics

Kurangi Pencemaran Lingkungan, Oris Ajak Masyarakat Gunakan Sedotan Bambu

loading...
Kurangi Pencemaran Lingkungan, Oris Ajak Masyarakat Gunakan Sedotan Bambu
Dalam kegiatan Clean Street, Oris tidak hanya melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik, tetapi juga membagikan 800 sedotan bambu. / Foto: SINDOnews/Wahyu Nugroho
A+ A-
JAKARTA - Mendedikasikan diri sebagai bagian dari penyelamatan lautan dunia, jam tangan Oris meluncurkan produk unggulan terbarunya Ocean Trilogy pada pertengahan tahun ini. Sesuai dengan visi dan misinya itu, Oris Indonesia pun menggelar aksi peduli lingkungan Clean Street di sekitar area Car Free Day Jakarta, Minggu (27/10).

Beberapa kegiatan dilakukan selama Clean Street, antara lain membersihkan sampah plastik, penukaran sedotan plastik dengan sedotan bambu, serta beberapa permainan tradisional bambu. Dalam aksi ini, Timeconcept, yang merupakan distributor eksklusif Oris di Indonesia, menggandeng Bambukeun.id dan Yayasan Himpala Indonesia.

"Di kegiatan Clean Street, terdapat sekitar 5 kelompok yang menyisiri dari Taman Dukuh Atas sampai ke Bundaran HI balik lagi untuk memungut sampah dan mengajak masyarakat menukarkan sedotan plastiknya ke sedotan bambu," ungkap Head of Brand Activation Timeconcept, Kasih Rama saat ditemui di tengah acara Clean Street, Minggu.



Kurangi Pencemaran Lingkungan, Oris Ajak Masyarakat Gunakan Sedotan Bambu


Menurut Kasih, pihaknya dengan didukung 55 orang dari Himpala dan juga relawan membagikan sebanyak 800 sedotan bambu. Dengan demikian, saat ini sudah ada 800 masyarakat yang telah memiliki sedotan bambu Oris. "Kami melihat semakin banyaknya sampah plastik terutama sedotan yang sedikit demi sedikit dapat diganti perannya dengan bambu," ucap Kasih.

"Di sini kami ingin menyosialisasikan bukan lagi kepada bahaya plastik yang semua orang sudah banyak paham akan hal itu, namun kami di sini ingin menyosialisasikan bagaimana sebuah produk yang perannya dapat digunakan secara terus menerus dan membuatnya juga tidak akan mencemari lingkungan," katanya lagi.

Banyak menonjolkan hal-hal beraroma bambu dalam kegiatan ini, Kasih mengaku jika pihaknya ingin mengangkat kearifan lokal, karena bambu dikenal sebagai suatu yang ikonik dari Indonesia. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ke depannya Oris bisa memanfaatkan bambu sebagai pelapis caseback untuk produk-produknya.

Sebelumnya, sekitar pertengahan tahun ini, Oris telah meluncurkan produk unggulan terbarunya, Ocean Trilogy. Dua seri pertama diperkenalkan di Baselworld, Basel, Swiss. Dan paling anyar, edisi terbatas Blue Whale, yang mendukung karya konservasi paus dan lumba-lumba.

"Kita tahun ini mengeluarkan satu produk, namanya Ocean Trilogy, itu terbagi dalam tiga produk. Konsepnya itu tiga-tiganya berbeda. Yang pertama, aware kepada konservasi hiu dan paus, lalu yang kedua konversi pada terumbu karang, dan satu lagi adalah recycle. Jadi di caseback kita itu ada present dari sampah-sampah plastik yang dijadikan caseback," papar Kasih.

Kurangi Pencemaran Lingkungan, Oris Ajak Masyarakat Gunakan Sedotan Bambu


Blue Whale Limited Edition didasarkan pada arloji penyelam Aquis, dengan case baja berukuran 45,50 mm dan bezel biru keramik aqua. Ini adalah konfigurasi kronograf 3-6-9 pertama dalam koleksi Aquis dan tahan air hingga 500 meter. Caseback ini diembos dengan gambar paus biru. Lalu, terdapat juga Clean Ocean Limited Edition, yang turut menjadi edisi khusus dari lini penyelam Aquis, dan memiliki semua atribut arloji penyelam profesional.

"Uniknya, untuk limited edition yang hanya 200 di dunia itu caseback-nya terbuat dari present sampah. Jadi benar-benar pattern-nya itu akan menemukan berbeda, dan kemarin saya menemukan satu itu ada pattern bekas koran, jadi benar-benar koran, itu ada di situ, potongan koran," kata Kasih.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak