alexametrics

Tips Menyiapkan Menu Padat Gizi untuk Pertumbuhan Maksimal Anak

loading...
Tips Menyiapkan Menu Padat Gizi untuk Pertumbuhan Maksimal Anak
Masih banyak orang tua yang belum mengerti akan pilihan makanan bergizi untuk anak. Mengatasi hal tersebut, ada beberapa tips yang bisa diterapkan. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Pilihan makanan yang kurang bergizi serta literasi gizi yang masih rendah, menjadi bagian yang mempengaruhi ketidakseimbangan kualitas asupan zat gizi sehari-hari. Sayang, hal ini masih belum dipahami orang tua.

Sementara, orang tua memiliki peran krusial dalam menyusun menu padat gizi. Hal ini untuk mendukung pertumbuhan maksimal, salah satunya dengan memastikan pemenuhan kebutuhan pangan hewani.

"Untuk meningkatkan minat dan daya terima anak pada asupan bergizi, orang tua juga perlu cerdas dalam mengolah menu makanan yang sehat juga praktis. Di samping itu, aneka bahan pangan lokal pun dapat dimanfaatkan untuk mencapai pemenuhan gizi seimbang, dengan membuat variasi terutama mengganti bahan yang sudah biasa digunakan dengan pangan lainnya," kata Pakar Dietisien, Geetruida D. Rory, S.K.M, R.D.



"Misalnya penggunaan santan yang dapat diganti dengan susu sapi. Pemanfaatan susu sebagai paduan bahan dalam menu anak, bukan hanya baik dari segi tambahan protein hewani saja, tapi juga meningkatkan cita rasa yang lebih disukai anak,” tambah Geetruida.

Lalu bagaimana mengatasinya? Berikut ini tips menyiapkan menu padat gizi untuk anak agar anak bisa tumbuh maksimal:

1. Ketahui kebutuhan gizi anak dalam sehari
- Contoh: kebutuhan gizi anak usia 7-9 tahun, dengan TB 130 cm, BB 27 kg, kebutuhan energi/hari adalah 1650 kcal; protein 40 gram; lemak 55 gram (Omega 3: 0.9 gram dan Omega 6: 10 gram); karbohidrat 250 gram, serat 22 gram dan air 1600 ml.

-Kebutuhan lemak pada anak adalah 30%, umumnya lebih tinggi dibandingkan kebutuhan orang dewasa. Protein 10% dan karbohidrat 60%.

2. Distribusikan ke dalam pembagian menu makan sehari
menu sarapan, 25% = 400 kcal, siang 30% = 500 kcal dan malam 25%= 400 kcal. Sisanya bisa diberikan dalam bentuk 2X camilan. (Baca juga: Langgar Lalu Lintas, Jungkook BTS Tabrak Taksi di Seoul).

3. Siapkan menu-menu praktis yang padat gizi
Menu modifikasi dengan bahan dasar pangan lokal yang dipadukan dengan pangan hewani berkualitas seperti susu, dapat disiapkan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak. Contohnya klapertart dengan bahan dasar singkong atau ubi. Dipadukan dengan susu, keju, kismis dan almond, 1 porsi camilan sehat ini mengandung energi 260 kcal dan protein 4-5 gram – menjadikannya camilan lezat dengan mutu gizi lebih tinggi.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak