alexametrics

Berlibur ke Jepang, Jangan Lupa Mampir ke Nagoya Castle

loading...
Berlibur ke Jepang, Jangan Lupa Mampir ke Nagoya Castle
Anda yang berencana berlibur ke Jepang, pastikan mengunjungi Nagoya Castle atau Istana Nagoya, tempat kediaman Keluarga Tokugawa Leyasu selama 17 generasi dan menjadi simbol kesuksesan raja pada masa itu. Foto/SINDOnews/Diana Rafikasari.
A+ A-
NAGOYA - Anda yang berencana berlibur ke Jepang, pastikan mengunjungi Nagoya Castle atau Istana Nagoya. Terletak di Kota Nagoya, istana terbesar di Jepang ini merupakan tempat kediaman Keluarga Tokugawa Leyasu selama 17 generasi dan telah menjadi simbol kesuksesan raja pada masa itu, sekaligus menunjukkan kekuatan raja.

Nagoya Castle dibangun oleh Tokugawa pada 1610, merupakan penguasa kota di zaman Edo saat itu dengan tujuan pertahanan dan mengamankan posisi penting di Tokaido serta menangkal serangan dari Osaka.

Nagoya Castle selalu menjadi tujuan utama saat wisatawan dari berbagai negara berlibur ke Nagoya. Berbeda dari sebelumnya, Nagoya Castle kini telah dimanfaatkan sebagai museum yang sangat nyaman untuk dikunjungi.
Berlibur ke Jepang, Jangan Lupa Mampir ke Nagoya Castle

Arsitektur Nagoya Castle yang unik, membuat istana ini memiliki daya tarik tersendiri bagi tiap wisatawan. Saat memasuki istana ini, Anda akan disambut oleh deretan bunga krisan dan pohon bonsai yang cantik. Tanaman tersebut ditata rapih berjejer satu sama lain menghiasi halaman muka Castle Nagoya.



Berjalan maju sedikit, Anda akan menemukan Honmaru Palace. Dilihat dari luar, atap bangunan ini memiliki dua lapisan, tetapi interiornya merupakan dinding tiga lantai dan memiliki bentuk yang tidak biasa. Di sisi Barat dan Selatan, lantai dua dilapis dengan atap batu yang berfungsi untuk menyerang musuh.

Terus berjalan, Anda akan menemukan gerbang selamat datang yang menghubungkan bagian dalam istana. Gerbang ini terbuat dari kayu yang digunakan untuk pilar dan pintu gerbang tebal, dan dibuat dengan kuat dari pelat besi. Di kedua bagian sisi gerbang terdapat lubang yang berfungsi untuk menembakkan senjata ke musuh.

Masuk ke dalam, Anda akan menemukan bangunan istana. Nagoya Castle sendiri terdiri dari beberapa bagian yakni donjon utama, donjon kecil di sekitarnya, dan Honmaru Palace. Donjon utama terdiri dari tujuh lantai dengan luas terbesar dalam sejarah. Pada tahun 1945, menara ini dihancurkan oleh perang, tetapi setelah perang, dibangun kembali dengan struktur beton bertulang berbingkai baja dengan kontribusi besar dari warga. Namun, setengah abad telah berlalu sejak rekonstruksi, bangunan tersebut ditutup karena proses renofasi kembali.
Berlibur ke Jepang, Jangan Lupa Mampir ke Nagoya Castle

Secara keseluruhan, istana tersebut terdiri dari berbagai ruangan dengan fungsi yang berbeda-beda. Mulai dari ruang khusus tamu, ruang raja, ruang makan dan lain-lainnya. Menariknya, kayu-kayu yang digunakan disini bukanlah sembarang kayu. Satu gelondongan kayu saja, harganya mencapai Rp 2 miliar. (Baca juga: Kulit Anda Kering? Cobalah Tujuh Pengobatan Rumahan Ini).

Oleh karena itu, tiap wisatawan yang mengunjungi istana ini dilarang menyentuh benda dan bagian istana apapun. Sementara, tembok istana yang dilengkapi dengan berbagai macam gambar mulai dari tumbuhan hingga binatang merupakna replika. Benda yang asli sendiri disimpan lantaran harganya harganya yang mahal dan memiliki nilai sejarah jika rusak.
Berlibur ke Jepang, Jangan Lupa Mampir ke Nagoya Castle

Ada juga patung lumba-lumba berwarna emas yang merupakan lambang penting dan sekaligus dijadikan simbol bagi para penguasa saat itu. Hal menarik lainnya dari istana ini adalah ketika Anda datang saat musim gugur, tanaman disekitar akan berubah menjadi cokelat dan orange sehingga menambah nilai lebih untuk destinasi ini. Untuk tiket masuk, Anda cukup membayar 500 Yen atau setara dengan Rp50.000. Adapun rute untuk menuju Nagoya Castle sangat mudah dan dapat diakses dengan banyak cara.

Bagi para Free and Independent Traveler (FIT) dapat mengunjungi Nagoya Castle menggunakan kereta dari Nagoya Station dan ambil jalur Higashiyama Line. Kemudian pindah ke Sakae Station dan ambil jalur Meijo Line dan turun di Shiyakuso Station. Selanjutnya tak jauh dari stasiun tersebut, Anda bisa berjalan kaki kurang lebih selama 7 menit untuk menuju Nagoya Castle.
Berlibur ke Jepang, Jangan Lupa Mampir ke Nagoya Castle
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak