Sandiaga Uno Soroti Kemacetan Horor di Puncak hingga Sebabkan Kunjungan Wisata Anjlok
Rabu, 18 September 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
"Karena yang dirugikan bukan cuma yang mau wisata, para pengelola destinasi wisata juga dirugikan," jelasnya.
"Ada yang sampaikan ke saya, biasanya bisa mendapat 6.000-8.000 kunjungan, karena kemacetan horor itu jadi hanya mencapai 800 kunjungan," sambungnya.
Untuk mengatasi hal ini, Sandiaga mengungkapkan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sedang menyiapkan alat untuk mengukur kapasitas daya tampung guna mengurangi kemacetan. Alat ini sedang dikembangkan bekerja sama dengan salah satu universitas di Indonesia.
"Kalau carrying capacity-nya tidak memungkinkan, kita harus bangun destination management-nya. Jadi carrying capacity-nya benar-benar harus dihitung," ujarnya.
Baca Juga: Biaya Transportasi Jadi Kendala Berwisata, Ini Tanggapan Sandiaga Uno soal Rencana Tarif KRL Pakai NIK
"Ada yang sampaikan ke saya, biasanya bisa mendapat 6.000-8.000 kunjungan, karena kemacetan horor itu jadi hanya mencapai 800 kunjungan," sambungnya.
Untuk mengatasi hal ini, Sandiaga mengungkapkan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sedang menyiapkan alat untuk mengukur kapasitas daya tampung guna mengurangi kemacetan. Alat ini sedang dikembangkan bekerja sama dengan salah satu universitas di Indonesia.
"Kalau carrying capacity-nya tidak memungkinkan, kita harus bangun destination management-nya. Jadi carrying capacity-nya benar-benar harus dihitung," ujarnya.
Baca Juga: Biaya Transportasi Jadi Kendala Berwisata, Ini Tanggapan Sandiaga Uno soal Rencana Tarif KRL Pakai NIK
Lihat Juga :