alexametrics

Karaoke Anthem Challenge Ajang Adu Bakat Nyanyi Kaum Milenial

loading...
Karaoke Anthem Challenge Ajang Adu Bakat Nyanyi Kaum Milenial
Karaoke semakin digemari anak milenial. Bahkan, merambah ke area yang lebih terbuka seperti pensi hingga festival musik. Fenomena ini menghadirkan Karaoke Anthem Challenge. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Bernyanyi tak hanya sebagai bentuk ekspresi dan komunikasi, juga alat pemersatu dalam kebersamaan. Bahkan, bernyanyi kian berkembang sebagai bahasa universal dalam budaya peradaban manusia Indonesia dari waktu ke waktu.

Belakangan, kebiasaan bernyanyi bersama atau karaoke ini kembali populer di kalangan anak milenial kota besar, seperti Jakarta. Menariknya, karaoke tak hanya dilakukan di bilik-bilik tertutup, namun merambah ke area yang lebih terbuka seperti klub, pensi, konser, hingga festival musik besar.

Fenomena ini kemudian memunculkan efek domino yang secara langsung membentuk kultur karaoke di kalangan anak muda urban di Indonesia. Musisi yang memfokuskan aksi panggungnya untuk memandu karaoke pun kian bermunculan.



Fenomena ini membuat Gofar dan DJ dari band Kasper (instagram - @wearekasper) berinisiatif menggelar KAC atau #KaraokeAnthemChallenge, program untuk generasi muda untuk menyalurkan ambisi dan bakat mereka bernyanyi.

Nantinya akan ada event bulanan yang diberi nama KAS atau #KontesAduSinging, yang perdananya akan diadakan di KILO Lounge, Gunawarman, Jakarta, pada 21 November 2019 mendatang.

KAS atau #KontesAduSinging diharapkan akan menjadi ajang pilihan dari pencari bakat dan masyarakat untuk bertemu dengan para “Karaoke Anthem Superstars” yang akan bermunculan seiring dengan berkembangnya sub-kultur “Karaoke Anthem”.

“Saya dan OomLeo sepakat bahwa karaoke adalah kultur Indonesia. Buat yang enggak sepakat sama kami atau enggak suka karaoke, mendingan datang nanti di Karaoke Anthem Challenge tanggal 16 November di Indoestri Makerspace dan tanggal 21 November di Kilo Lounge. Follow juga akun Instagram @wearekasper,” kata Gofar Hilman.

Gofar Hilman merupakan penyiar radio yang yang juga seorang content creator. Dia menangkap tren ini. Dalam program “Ngobam” alias Ngobrol Bareng Musisi di channel Youtube miliknya, Gofar menghadirkan salah satu pelopor musisi karaoke di Indonesia, OomLeo Berkaraoke. Mereka mengulik secara mendalam tentang kegandrungan generasi muda saat ini untuk ikut sing along berkaraoke dalam sebuah pertunjukan musik.

“Kultur karaoke itu sebetulnya Indonesia banget. Orang Indonesia itu suka bernyanyi. Kalau dulu ada namanya nembang, kemudian ada orgen tunggal, kemudian berkembang diiringi band live music, dan segala macam. Nah sekarang semakin difasilitasi dengan adanya minus one, ada lirik di situ, maka munculah karakter asli orang Indonesia yaitu suka nyanyi,” ungkap musisi bernama asli Narpati Awangga dalam perbincangan “Ngobam” yang dirilis pada Minggu (10/11/2019) lalu.

Sebetulnya, karaoke bukan fenomena yang datang tiba-tiba. Karaoke sudah populer di seluruh penjuru dunia. Namun, kultur ini terus berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan musik yang semakin dinamis.

Di Jakarta, kata OomLeo, tumbuh fenomena baru yang sifatnya sangat khas Indonesia, yaitu bernyanyi melantunkan lagu dalam sebuah kebersamaan dalam acara kekinian yang sering disebut karaoke night. Pada akhirnya kultur urban ini berkembang menjadi gerakan yang bertajuk “Karaoke Anthem”.

“Makanya sekarang yang lebih ngetren itu video lirik, bukan video klip. Semua musisi sekarang bikinnya video lirik, karena semua orang jadi paham liriknya dan bisa ikut nyanyi,” timpal Gofar.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak