alexametrics

Vokalis Slipknot: Narkoba Nggak Nambahin Kreativitas

loading...
Vokalis Slipknot: Narkoba Nggak Nambahin Kreativitas
Vokalis Slipknot Corey Taylor mengatakan, narkoba dan alkohol tidak ada kaitannya dengan kreavitas seorang musisi. Justru tanpa mereka, orang akan lebih fokus. (Loudwire)
A+ A-
Selama ini, ada sebuah pendapat populer yang mengatakan, para seniman banyak yang menggunakan narkoba karena untuk mendongkrak kreativitas mereka dalam berkarya. Namun, pendapat ini pun banyak yang menentangnya. Salah satunya adalah pentolan Slipknot, Corey Taylor.

Corey sama sekali tidak sepakat dengan pendapat bahwa kemampuan para musisi dalam membuat musik akan lebih bagus ketika mereka menggunakan narkoba. Bagi vokalis Slipknot ini, para musisi ini jauh terdengar dan tampil lebih baik ketika mereka punya energi ketika mereka sedang tidak teler atau di bawah pengaruh narkoba.

“Saya kira pendapat itu dibuat orang yang benar-benar lengket dengan itu. Mereka ingin orang mengira sulit berkreasi tanpa bahan-bahan kimua seperti itu. Dan, itu adalah bahasa para pecandu karena saya dulu biasa melakukannya dari titik tampil. Saya diyakinkan kalau saya tidak bisa tampil tanpa menenggak setetes Jack dan Coke—setidaknya. Dan, kemudian jadi dua. Dan, lalu jadi setengah botol. Itu kecanduan. Jadi, saya kira mitos itu dibuat seorang pecandu yang mencari orang untuk memaksakan ketergantungan mereka. Dan, itu mudah—terutama ketika kalian melihat kejenakaan mereka dan mendengar, ‘Itu waktu yang menyenangkan.’ Dan, memang itu dulunya menyenangkan. Tapi, itu nggak ada hubungannya dengan membuat album; nggak ada hubungannya dengan menulis dan tampil dan menggunakan kemampuannya. Itu adalah efek setelahnya; itu adalah pesta setelahnya,” papar Corey yang dikutip Blabbermouth.



Corey dikenal terbuka dengan pertarungannya melawan kecanduan alkohol dan narkoba yang pernah membelitnya. Dia pun tak sungkan mengakui kalau dia pernah menggunakan barang terlarang itu ketika berada di studio. Kepada Marshall Podcast, dia mengatakan, itu adalah pengalaman yang tidak menyenangkan baginya.

“Saya pernah dua kali teler di studio dan saya tidak sama sekali tidak suka karena saya tidak bisa mengendalikan apa pun. Dan, mendengar apa yang terjadi dulu itu, saya seperti, ‘Oh, ini mengerikan. Mengapa saya melakukannya?’ Jadi, saya benar-benar seperti berusaha membunuh mitos itu untuk orang-orang,” ujar Corey.

Namun, Corey pun tidak memaksa orang untuk mengikuti pendapatnya. Dia sadar kalau orang pun beda-beda. Meskipun, dia tetap menyarankan agar orang menjauhi alkohol dan narkoba karena tidak ada gunanya.

“Kalian nggak harus teler untuk bisa berkreasi. Kalian nggak harus teler biar bisa mengalami waktu yang menyenangkan. Saya benar-benar merasa kalian terdengar dan tampil dan punya energi lebih baik ketika kalian nggak (teler). Karena fokusnya ada di kalian. Nggak ada alasan setelah itu. Itu kalian dan itulah sifat mentah dari yang kita lakukan,” kata vokalis berusia 45 tahun tersebut.

Corey dikenal sangat getol menyuarakan kesadaran untuk pulih dari kecanduan narkoba dan alkohol. Pada event Rock to Recovery pada 2017, Corey dianugerahi penghargaan “Icon”. Rocker yang pernah berusaha bunuh diri pada 2013 dengan mencoba melompat dari balkon hotel ketika sedang berjuang melawan kecanduan alkohol itu memberikan sambutan yang menginspirasi. Dalam sambutannya, dia mengungkapkan perjuangannya melawan depresi dan kecemasan. Dia juga menuturkan tentang usahanya mengatasi itu semua dengan terapi, kebiasaan sehat dan tidak mabuk.

Sementara, Corey bukanlah satu-satunya rocker yang blak-blakan tentang ketidaksukaannya terhadap mitos narkoba dengan rock n roll dalam beberapa tahun belakagan ini. Pada 2017, basis Motley Crue, Nikki Sixx, mengatakan, kecanduannya terhadap alkohol dan narkoba justru membekukan kreativitasnya dan membuat band itu mustahil berfungsi dengan baik.

“Saya memikirkan 1987 dan betapa saya sulit menyelesaikan album dan tur. Dan, sebenarnya, tur itu dibatalkan, bagian terakhir dari turnya. Dan, pada 2017, saya bisa melakukan show radio, menulis buku, membuat foto, menjadi suami yang lebih baik, seorang ayah dan menjadi bagian dari obrolan yang sedang terjadi ini. Jadi, saya kira jauh dari narkoba dan alkohol memberi kalian lebih banyak energi dan kreativitas,” papar Nikki.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak